RADAR BOGOR - Duta Besar Turki Untuk Indonesia, Talip Küçükcan menyambangi Rumah Sakit Islam Bogor (RSIB), Kecamatan Tanah Sareal pada Rabu (13/11/2024).
Dalam kesempatan itu, Talip disambut hangat oleh jajaran Pimpinan Yayasan, Direksi, Tenaga Kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Islam Bogor.
Dirinya juga diajak untuk berkeliling melihat seluruh ruangan, fasilitas, serta sarana prasarana yang ada di Rumah Sakit Islam Bogor.
Direktur Rumah Sakit Islam Bogor, dr E. Alfian Sutandi merasa bangga atas kunjungan yang dilakukan Talip. Ia menyebut, kunjungan itu merupakan kunjungan Dubes perdana yang mereka terima.
"Tadi beliau melihat perkembangan RS ini, pasien yang dirawat, dan sarpras yang kami miliki. Beliau sangat mengapresiasi RS yang memiliki basic sebagai RS wakaf ini," ujar Alfian kepada Radar Bogor.
Melalui kunjungan ini, dirinya berharap ke depan, Kedutaan Besar Turki mendukung program-program layanan kesehatan berupa proyek peningkatan kesehatan masyarakat (gizi buruk, katarak), wabah penyakit, tanggap bencana alam dan penyediaan peralatan medis terkait.
Selain itu diharapkan Kedutaan Besar Turki juga memberikan akses kepada lembaga-lembaga di Turki berkaitan dengan layanan kesehatan, termasuk penyediaan fasilitas kesehatan, serta kerjasama teknis seperti pertukaran tenaga medis.
"Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan karena sebelumnya kami sudah sounding ke kedutaan dan saat itu beliau mengatakan ingin melihat langsung RSIB, karena mereka di sana (Turki) juga punya RS wakaf," beber Alfian.
Rumah Sakit Islam Bogor merupakan RS wakaf yang bernuansa Islami di Kota Bogor yang didirikan oleh para Kyai dan cendekiawan muslim pada tahun 1982.
Pendirian RS Islam Bogor didasari keprihatinan belum adanya Rumah Sakit bagi masyarakat muslim dan dhuafa di Kota Bogor.
Saat ini RS Islam Bogor termasuk Tipe C dengan 114 tempat tidur dan telah memperoleh akreditasi Tingkat Paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), RS Islam Bogor memiliki 60 dokter di antaranya 18 dokter umum, 38 dokter spesialis, dan 4 dokter gigi serta 325 orang karyawan
RS Islam Bogor juga merupakan rumah sakit syariah pertama di Kota Bogor yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan pelayanan Islami.
Sehat syariah dimaksudkan agar masyarakat yang memanfaatkan Rumah Sakit Islam Bogor dilayani secara syari dengan penyediaan makanan, minuman dan obat halal.
Dibsamping itu masyarakat diberikan pemahaman agama agar dapat melaksanakan ibadah dengan baik. Selanjutnya setelah sembuh dan kembali ke keluarga, pasien mempunyai aqidah yang kuat.
Pasien yang sembuh diharapkan akan menjadi pribadi yang lebih baik (Sholeh dan Sholehah) dan apabila wafat di RS dalam kondiai husnul khatimah. (fat)
Editor : Yosep Awaludin