RADAR BOGOR - Bendungan Daerah Irigasi (DI) atau Bendungan Palayangan di Kampung Ciderum RT 04 RW 09 Desa Ciderum, Caringin, Bogor kembali jebol, mengancam program ketahanan pangan di sana.
Bendungan Palayangan, Caringin, Kabupaten Bogor telah berulang kali jebol sejak tiga tahun lalu.
Perbaikan pun kerap dilakukan warga dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Namun Bendungan Palayangan Caringin tersebut kembali jebol dihantam derasnya luapan air.
Puluhan warga Desa Ciherang Pondok turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan secara swadaya dengan alat seadanya pada Minggu, (10/11) lalu.
Warga memasang saluran air darurat terbuat dari drum besi yang disusun sepanjang 50 meter.
Pemasangan drum besi ini agar air mengalir ke wilayah Desa Ciherang Pondok.
"Sejak Bendungan DI Palayangan jebol, aliran irigasi terhenti sejak seminggu lalu, sehingga tak dapat mengairi sawah, kebun, kolam, pusat UMKM, sarana ibadah, serta permukiman warga," ucap Kepala Desa Ciherang Pondok, Aldi Wiharsa, Rabu (13/11).
Padahal, kata dia, terdapat puluhan hektar sawah, kebun, dan kolam ikan program ketahanan pangan yang sangat membutuhkan pengairan dari DI Palayangan.
Jika tidak segera diperbaiki, warga khawatir akan mengancam gagalnya program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo khususnya di Desa Ciherang Pondok.
Menurut Aldi Wiharsa, penanganan atau perbaikan DI Palayangan menjadi kewenangan Pemkab Bogor melalui UPT Irigasi Ciawi.
"Kalau kewenangannya ada di pemdes, kami siap memperbaikinya. Namun ini kewenangan Pemda. Kami memperbaiki secara swadaya kemarin karena kondisinya darurat, sifatnya sementara saja," tandasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga