Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mengapa Sulit Melepas Hubungan Toxic? Ini 8 Kebiasaan yang Sering Tidak Disadari

Diyah Feronika • Jumat, 15 November 2024 | 21:33 WIB

 

Ciri-ciri hubungan toxic.
Ciri-ciri hubungan toxic.

RADAR BOGOR - Banyak dari kita pernah terjebak dalam hubungan toxic yang terasa seperti lingkaran setan, semakin ingin pergi, semakin ragu dan sulit untuk lepas.

Mengapa kita sering merasa terjebak dalam hubungan yang tidak sehat (toxic)? Menurut psikolog, ada beberapa kebiasaan yang tanpa kita sadari justru memperkuat hubungan tersebut.

Pola pikir dan kebiasaan sehari-hari sering kali memperburuk situasi dan membuat kita merasa tidak berdaya selama menjali hubungan toxic ini.

Mengenali kebiasaan buruk ini sangat penting agar kita bisa mengambil kendali atas kebahagiaan diri dan melepaskan diri dari hubungan yang merusak.

Dilansir dari YourTango, berikut adalah kebiasaan-kebiasaan yang sering membuat kita sulit keluar dari hubungan toxic.

1. Selalu Merasa Hal Buruk Hanya Terjadi pada Kita

Baca Juga: Sosok Hana Rawhiti, Anggota Parlemen Selandia Baru dari Suku Maori yang Viral usai Menari Haka

Saat terjebak dalam hubungan toxic, kita sering berpikir bahwa segala hal buruk yang terjadi hanya karena nasib buruk atau takdir.

Padahal, ada keputusan kita sendiri yang berpengaruh terhadap situasi tersebut.

2. Percaya Kita Tidak Punya Kontrol

Baca Juga: Upaya Pendidikan Karakter Siswa, Kepsek SDN Curug 1 Bogor Tegaskan Bullying Bukan Candaan

Keyakinan bahwa kita tidak dapat mengubah atau memengaruhi hubungan membuat kita merasa pasrah dan hanya menerima apa yang terjadi.

Padahal, kita tetap memiliki kontrol atas hidup dan hubungan kita.

3. Menyalahkan Orang Lain

Baca Juga: Survei Kaukus Kesehatan Jiwa: Banyak Pekerja Mengalami Stres Akibat Beban Kerja Berlebihan dan Keseimbangan Kerja-Hidup yang Rendah

Dalam hubungan toxic, kita cenderung menyalahkan pasangan atau orang lain atas masalah yang ada, tanpa menyadari peran kita dalam menciptakan atau mempertahankan hubungan tersebut.

4. Menolak Menyadari Respon Negatif

Ketidakmauan menerima kritik atau mengakui adanya masalah sering kali memperburuk hubungan.

Baik kita maupun pasangan mungkin enggan mengakui bahwa konflik yang ada disebabkan oleh kedua belah pihak.

5. Tidak Mau Evaluasi Diri

Menolak untuk melakukan refleksi diri bisa menandakan adanya mentalitas korban.

Tanpa evaluasi diri, kita sulit memperbaiki hubungan atau beranjak dari situasi yang tidak sehat.

6. Terus-Menerus Menceritakan Hal Sedih

Curhat memang bisa membantu, tetapi jika berlarut-larut dan berlebihan, ini bisa menjadi tanda bahwa kita terjebak dalam peran korban dalam hubungan toxic, tanpa berusaha mencari solusi atau keluar dari situasi tersebut.

7. Merasa Hidup Orang Lain Lebih Bahagia

Terkadang, kita merasa bahwa orang lain lebih bahagia atau lebih beruntung daripada kita, padahal kebahagiaan datang dari usaha dan perubahan yang kita buat, bukan dari keberuntungan semata.

8. Mencari Teman yang Senasib

Baca Juga: Warga Bogor Jangan Sampai Sakit, Ini Tips Menjaga Kesehatan Saat Musim Hujan

Saat terpuruk, kita sering mencari teman yang mengalami hal serupa.

Namun, hal ini justru bisa memperkuat ikatan dengan hubungan toxic dan membuat kita semakin sulit untuk keluar.

Mengenali kebiasaan-kebiasaan ini adalah langkah pertama untuk mengambil kendali atas hidup kita dan berhenti terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

Begitu kita memahami bahwa kita memiliki kekuatan untuk berubah, kita akan siap untuk melepaskan hubungan toxic dan melangkah menuju kehidupan yang lebih baik.***

Editor : Halimatu Sadiah
#hubungan tidak sehat #lifestyle #toxic