RADAR BOGOR - Mahasiswa dan dosen Institut Bisnis Informatika Kesatuan (IBIK) mengunjungi Desa Wisata Benteng di Ciampea, Kabupaten Bogor.
Kunjungan ke Desa Wisata Benteng adalah bagian dari Program Kolaborasi Penelitian Strategis (KATALIS) Tahun Anggaran 2024 Kemenbudristek.
Untuk menyempurnakan data penelitian, tiga dosen, Bambang Hengky Rainanto, S.Pi., M.M., Ph.D., yang bertindak sebagai Ketua Tim 3 KATALIS Tahun Anggaran 2024, bersama dengan anggota lainnya, Ani Mekaniwati, S.E., M.P., Ph.D., Muhamad Irfan, S.ST. Par., M.Par., dan Charles Parnauli Saragi, S.I.Kom., M.I.Kom., melakukan perjalanan ke beberapa destinasi yang ada di Desa Wisata Benteng.
Desa Benteng memiliki banyak destinasi wisata, termasuk wisata edukasi, Kelompok Tani Sanggar Seni, dan terakhir UMKM.
Namun, selama kunjungan mereka kali ini, mereka mengunjungi empat tempat wisata di Desa Benteng. Yang pertama adalah wisata edukasi Bank Sampah Asri Mandiri dan Benteng River Tubing. Yang kedua adalah wisata tani, Barokah Kampung Cassava dan Wisata Jambu Kristal Cahaya Tani.
Pengalaman menyeberangi Sungai Muara Tiga dengan ban karet dapat ditemukan di Desa Wisata Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Selama kegiatan ini, pengunjung menikmati udara yang sejuk, angin sepoi-sepoi, pemandangan sungai yang dikelilingi pepohonan bambu.
"Sebelum memulai, peserta dididik tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dari sampah dan limbah," tutur Bambang.
Mengikuti arus sungai sejauh kurang lebih satu kilometer, pengunjung harus menggunakan jaket pelampung dan helm.
Sungainya tenang cukup untuk membuat pengunjung merasa aman. Selain itu, ada tempat yang menarik untuk mengambil foto selama perjalanan, mulai dari awal masuk ke area River Tubing hingga di sekitar sungai.
Pengunjung dapat menikmati makanan Sunda yang dibuat langsung oleh masyarakat di sekitar Desa Benteng setelah melakukan River Tubing, memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan.
Sebagian besar wilayah Desa Benteng terdiri dari lahan singkong yang dimiliki oleh sebagian orang di area RW 05 Desa Wisata Benteng, yang dikenal sebagai Kampung Singkong.
Kampung ini memiliki hampir semua penduduknya yang bekerja sebagai petani singkong, jadi pengunjung dapat melihat hamparan pohon singkong yang hijau di setiap sudut kampung.
Pengunjung akan diundang ke Kampung Singkong untuk mengunjungi tempat pengolahan singkong dan berbagai produk turunannya yang dikelola oleh KWT Barokah, yang dipimpin oleh Hadi.
Tepung mocaf, mie instan singkong, gula cair singkong, dan roti telur adalah beberapa produk yang sudah dikenal dan dibuat di sana. Mengelola sampah adalah salah satu cara untuk mengatasi populasi yang padat.
Salah satu komunitas di Desa Benteng mendirikan Bank Sampah, Bank Sampah Asri Mandiri, yang dibentuk melalui pertemuan RW pada Desember 2013.
Mereka menjadi lembaga binaan di bawah naungan Pegadaian pada April 2019, dengan program Pilah Sampah Tabungan Emas dan pelanggan individu dan sekolah. Empat bank sampah binaan saat ini aktif melakukan penimbangan di bank sampah.
Bank sampah melakukan beberapa hal, seperti menerima sampah dan mengubahnya menjadi simpanan emas, memberi tahu orang lain tentang cara menyingkirkan sampah dari sumbernya, dan membantu mendirikan bank sampah di kelompok masyarakat.
Bank Sampah Asri Mandiri didirikan dengan harapan dapat terus berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan untuk masa depan bumi yang lebih baik.
Karena bumi adalah titipan, kita terus menjaganya agar keturunan kita dapat menikmati keindahan dan kesejukan alam.
Wisata petik jambu kristal terletak di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Wisata agro yang edukatif ini ditawarkan oleh Cahaya Tani, sebuah kelompok tani.
Pengunjung memiliki kesempatan untuk memetik jambu kristal langsung dari pohonnya sambil menikmati suasana perkebunan yang tenang.
Tempat wisata petik jambu kristal Desa Benteng memiliki mushola untuk pengunjung yang ingin beribadah.
Selain itu, ada ruang untuk selfie atau lokasi foto yang menarik dengan latar belakang perkebunan jambu kristal yang Instagramable.
Terdapat area di mana orang dapat makan di saung dan area di mana mereka dapat menikmati hidangan, termasuk produk olahan jambu kristal. Kamar mandi umum dan fasilitas sanitasi yang bersih dan nyaman adalah fasilitas penting lainnya. (mer)
Editor : Yosep Awaludin