Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Melihat Pertunjukan Parebut Seeng di Sindang Barang Bogor, Tradisi Sunda yang Menampilkan Keseriusan Pria Melamar Wanita

Arif Al Fajar • Kamis, 21 November 2024 | 10:20 WIB
Atraksi seni budaya silat parebut seeng di Kampung Bidaya Sindang Barang Bogor.
Atraksi seni budaya silat parebut seeng di Kampung Bidaya Sindang Barang Bogor.

RADAR BOGOR - Alunan musik pengiring terdengar lantang. Memecah kesunyian malam di Kampung Budaya Sindang Barang, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor Rabu (20/11/2024) malam.

Sumber suara itu berasal dari bale di Kampung Budaya Sindang barang. Alunan musik itu mengiringi dua pendekar silat Cimande yang sedang beradu ketangkasan menampilkan gerakan silat Cimande.

Salah satu pendekar di Kampung Budaya Sindang Barang itu mengenakan pakaian silat berwarna hitam.

Di punggungnya menggendong sebuah dandang (penampakan nasi tradisional). Atau orang Sunda menyebutkan seeng.

Dandang itu diikat oleh kain berwarna merah. Pendekar pembawa dandang itu bernama Muhammad Dandi.

Pendekar satu lagi mengenakan pakaian silat berwarna hitam. Namun pakaiannya sedikit berbeda. Ada motif di bagian ujung kakinya dan bagian tengah pakaiannya. Pendekar ini bernama Abib Firmansyah.

Kedua pendekar itu saling beradu. Saling serang. Abib berusaha merebut dandang yang dibawa oleh Muhammad Dandi. Beberapa jurus silat Cimande dikeluarkan keduanya.

Aksi kedua pendekar itu merupakan bagian dari penampilan budaya di Kampung Budaya Sindang Barang, Bogor. Pertunjukan budaya itu memiliki nama Parebut Seeng, atau biasa disebut juga Rampag Seeng.

Aksi dua pendekar itu merupakan salah satu kesenian bela diri khas tatar Sunda yang melegenda.

Tradisi yang menampilkan ketangkasan bela diri ini konon disebut sebagai upaya untuk menguji keseriusan dari mempelai pria dalam melamar wanita.

Namun, pertujukan itu menjadi bagian dari penampilan budaya dalam menyambut tamu di Kampung Budaya Sindang Barang.

Malam itu seni pertunjukan silat ditampilkan dalam menyambut Aliansi Jurnalis Peduli Lingkungan Indonesia (AJPLI) dan Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) yang mengadakan kegiatan Ngobrol peduli lingkungan (Ngopling).

"Jadi, kalau dulu digunakan dalam acara pernikahan. Sekarang jadi seni pertunjukan, biasanya ditampilkan saat ada tamu juga kegiatan budaya serentahun," kata Abib Firmansyah, kepada Radar Bogor kamis (21/11/2024) pagi.

Sesuai dengan namanya, kata dia, parebut yang artinya merebut dan Seeng yang artinya penanak nasi atau dandang khas Sunda.

Pendekar dari sang mempelai pria diharuskan untuk bisa merebut penanak nasi dari pihak perempuan melalui aksi bela diri.

Sementara itu, Manager Humas PT PPLI, Arum Pusposari mengatakan kegiatan Ngopling AJPLI dan PPLI kali ini dilakukan di Kampung Budaya Sindang Barang.

"Mengambil tema sinergitas media dan PPLI untuk Sindang Barang lestari, dari warisan budaya ke pohon masa depan," katanya kepada Radar Bogor Kamis (21/11/2024). (all)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #Parebut Seeng #Sindang Barang