RADAR BOGOR -Polisi ungkap kronologi lengkap pembunuhan terhadap pengusaha muda asal Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor yang mayatnya di buang di Kaki Gunung Salak, Kecamatan Pamijahan, beberapa waktu lalu.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara memaparkan, motif pelaku yakni mengambil motor milik pacarnya yang digadaikan oleh pelaku kepada korban pengusaha muda di Bogor.
Teguh memaparkan, korban menghabisi nyawa pengusaha muda asal Kecamatan Tajurhalang itu dengan cara memukul dan mencekik leher korban.
"Pelaku mencekik leher korban selama empat kali hingga meninggal dunia," katanya kepada Radar Bogor Kamis (21/11/2024).
Berawal dari Facebook
Pembunuhan berencana pengusaha muda di Bogor itu bermula dari marketplace di Facebook. Korban dan pelaku saling kenal dari Facebook.
Saat itu korban mengadaikan motor Yamaha Aerox milik pacarnya. Korban dan pelaku berlanjut berkomunikasi, berpindah ke media WhatsApp.
"Jadi kenalnya di marketplace di Facebook bernama gadai mobil dan motor amanah Sentul Bogor," kata Teguh kepada Radar Bogor Kamis (21/11/2024). Setelah berkomunikasi, korban dan pelaku sepakat.
Tak lama kemudian, tersangka ingin mengambil motor yang digadaikan tersebut. Dari sana pelaku berencana hendak melakukan pembunuhan terhadap korban.
Saat itu, tersangka mengajak korban mengambil uang tunai untuk membayarkan hutang gadai tersebut.
"Tersangka ajak korban ke Dramaga, dengan niat mencari tempat sepi untuk menghabisi korban," tuturnya.
Namun, tersangka sempat bimbang untuk melakukan pembunuhan terhadap pengusaha muda tersebut lantaran situasi dianggap tidak mendukung.
Pelaku kemudian mengajak korban ke tempat lain. Hingga tiba di pinggir jalan yang ada di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Di Kaki Gunung Salak itu, pelaku sempat berputar-putar mencari lokasi yang dianggap sepi untuk melakukan eksekusi. Dengan alasan salah jalan.
Setelah ada celah, tersangka kemudian langsung melakukan eksekusi dengan cara memukul korban. Saat itu, korban sempat melawan. Saling pukul terjadi antara pelaku dan korban.
"Korban meninggal karena kehabisan nafas. Setelah dipastikan korban meninggal, pelaku meninggalkan korban di TKP," tuturnya.
Sejumlah barang bukti diamankan polisi. Di antaranya, satu unit Kendaraan motor Yamaha Aerox, type Cyber City, Tahun 2024, dengan nomor Polisi F3921FJX.
Kemudian satu buah Anak kunci. Satu unit Handphone Merk Iphone 14 Pro Ram 128GB Warna Putih.
Satu unit Handphone Merk Vivo Y18 Ram 4+4GB/64GB warna hitam, satu unit Handphone merk Realme GT Master Edition warna Voyager Grey, dengan kondisi layar Handphone Pecah.
satu unit Handphone merk Poco X6 Pro 5G Ram 12+6GB / 512GB Warna hitam. Lalu satu buah tas merk Adidas Warna Hitam berisi dompet merk BOWEISI.CO. Satu kaca mata warna hitam, kartu ATM Debit BRI, satu buah ATM Paspor Platinum Debit BCA.
Kemudian baju kemeja warna hitam, celana dalam warna putih dan celana pendek warna putih. (all)
Editor : Yosep Awaludin