RADAR BOGOR - Program Night Market Pemkot Bogor untuk menata PKL di Alun-alun Kota Bogor mulai berjalan.
Night Market di Alun-alun Kota Bogor ini disebut jadi solusi terhadap menjamurnya PKL.
Pengamat Perkotaan Universitas Pakuan (Unpak), Umar Mansyur menilai Night Market di Alun-alun Kota Bogor bisa menggerakkan ekonomi masyarakat.
Namun juga memiliki sejumlah kekurangan sehingga pengelolaannya harus dibarengi dengan evaluasi secara rutin.
"Plusnya tentu saja memajukan UMKM warga kota dan menggairahkan perekonomian kota. Tapi minusnya kalau tidak dikelola dengan baik akan berdampak pada kesemrawutan kota dan ketertiban kota hingga sampah," katanya, Senin (25/11/2024).
Menurutnya program ini sebaiknya tidak untuk jangka panjang sebab banyak masalah yang akan timbul. Selain kemacetan dan ketertiban, bisa juga menyebabkan alun-alun menjadi rusak dan tidak terjaga dengan baik.
"Harusnya musiman saja namanya saja PKL kalo diwadahi maka pasti akan permanen. Dibuat pada hari-hari besar misalnya hari jadi Kota Bogor, HUT Kemerdekaan RI, dan sebagainya," sebutnya.
Walau begitu, menurutnya secara lokasi program ini sudah cukup baik. Sebab terletak di lokasi strategis yang mempertemukan masyarakat dari luar Kota Bogor.
"Jika ini dikelola dengan baik dan benar justru bisa menjadi media promosi dan wisata belanja dan kuliner di Kota Bogor utamanya para komuter Jakarta Bogor," ujarnya.
Untuk jangka panjang sendiri, dia menyarankan Pemkot agar memiliki lokasi-lokasi khusus PKL. Ini akan mewadahi seluruh PKL di Kota Bogor tanpa harus berfokus pada alun-alun atau Jalan Dewi Sartika.
"Setiap kecamatan perlu ruang terbuka untuk PKL dan tidak perlu semua PKL ke alun-alun Kota Bogor," bebernya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga