RADAR BOGOR - Jalan berbatu, banyak kubangan dan lubang, jadi rintangan yang harus dilalui petugas saat mendistribusikan logistik Pilkada 2024 di Kabupaten Bogor.
Seperti yang terlihat di Kecamatan Nangung. Jalan berbatu merupakan satu satunya akses petugas distribusi logistik Pilkada 2024 menuju kampung- kampung yang ada di Desa Malasari, Nangung.
Selasa (26/11/2024) pagi, para penyelenggara pemilu, mulai dari PPK, panwascam juga sejumlah petugas lainnya mendistribusikan logistik Pilkada 2024 ke Kampung-kampung yang ada di Desa Malasari.
Lokasinya paling jauh. Ada di ujung Barat Kabupaten Bogor. "Di Malasari ini ada 5 TPS," kata Ketua Panwascam Nanggung Hamdan Yuwafi, kepada Radar Bogor Selasa (26/11/2024) siang.
Di Desa Malasari, kata dia TPS paling jauh yakni TPS 12, Kampung Talahab. Lokasinya 17 kilometer dari kantor Desa Malasari.
Kedua, TPS 11 ada di Kampung Central yang berjarak 16 kilometer dari kantor Desa. Lalu ada TPS 13 di Kampung Legok jeruk yang memiliki jarak 13 kilometer dari kantor Desa Malasari.
Kemudian TPS 10 di Kampung Nirmala yang memiliki lokasi 12 kilometer dari kantor Desa Malasari. Terkahir ada TPS 15 di Kampung Malani yang memiliki jarak 10 kilometer dari kantor Desa Malasari.
"Untuk akses jalan bisa dilalui roda empat, namun kondisi jalan rusak dan bebatuan. Sehingga membutuhkan tenaga ekstra juga kehati-hatian," paparnya.
Selain di Malasari, TPS terjauh di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor ada di Desa Bantarkaret. Yakni TPS 17. Tim juga harus ekstra hati-hati mendistribusikan logistik Pilkada 2024 ke sana.
"Ini lokasinya di Kampung Cilanggar, jaraknya sekitar 35 kilometer dari kantor Kecamatan Nanggung, waktu tempuh sekitar 3 jam," tukasnya. (all)
Editor : Yosep Awaludin