RADAR BOGOR - Pemkot Bogor akan menjamin proses pemulasaraan, asuransi, serta pemberian santunan kepada keluarga US, Petugas Pengamanan TPS di Situgede yang meninggal dunia Rabu (27/11/2024).
Hal itu diutarakan Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari usai bertakziah ke RS Medika Dramaga bersama jajaran Forkopimda Kota Bogor. Ia memastikan segala kebutuhan pemakaman Petugas Pengamanan TPS itu akan diurus oleh negara.
"Beliau pahlawan demokrasi. Lalu wafat ketika bertugas semoga tergolong syahid. Oleh karena itu, kami sepakat akan melakukan yang terbaik untuk membantu korban dan keluarga," ucap Hery menanggapi soal wafatnya petugas pengamanan TPS kepada Radar Bogor.
Selain keperluan pemakaman, Hery berjanji akan membantu mengurusi asuransi BPJS Ketenagakerjaan dan hak korban lainnya dengan cepat dan tanpa hambatan. Ia juga menyebut akan memberikan santunan krpsda pihak keluarga.
Ia menyangkan insiden ini terjadi dan menimpa petugas pengamanan TPS. Oleh karena itu dirinya berjanji akan lebih intens menjaga kesehatan para petugas di sisa tahapan Pilkasa 2024.
"Kami mengimbau petugas untuk tidak memaksakan diri jika kelelahan. Silahkan istirahat dan lapor ke KPPS setempat dan kewilayahan supaya diganti. Kami juga menyiagakan tim medis dari dinkes ke semua TPS," ujar dia.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor, Muhammad Habibi Zainal Arifin juga turut menyampaikan duka citanya pada keluarga korban.
Ia mengaku sudah berkomunikasi dengan sekretariat BPJS agar segera memproses hak keluarga korban secepat mungkin. Ia pun menjamin keluarga korban mendapat jaminan sosial.
"Petugas Pengamanan TPS itu berperan menjaga pintu masuk dan keluar TPS. Ada 2 orang di setiap TPS jadi sebetulnya ada waktu istirahat," terang dia.
Habibi menyebut, pemeriksaan kesehatan telah diselenggarakan pihaknya saat proses rekrutmen lalu. Ia mengatakan korban tidak memiliki riwayat penyakit apapun. (fat)
Editor : Yosep Awaludin