RADAR BOGOR - Pemkab Bogor menggelar rapat koordinasi High Level Meeting (HLM) pengendalian penanganan inflasi di Kabupaten Bogor menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Rakor HLM yang digelar Pemkab Bogor itu diisi pembahasan dan diskusi oleh narasumber dari Kementrian Dalam Negeri, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat dan BPS Kabupaten Bogor.
Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri mengungkap rakor HLM penting dilakukan Pemkab Bogor karena berkaitan dengan pengendalian inflasi di Kabupaten Bogor.
"Ini adalah pertemuan tingkat tinggi bagaimana upaya kita dalam mengendalikan inflasi," ungkapnya Pj Bupati Selasa (3/12/2024).
Kata dia, dalam kegiatan tersebut akan diketahui kendala apa saja yang akan dihadapi dalam penanganan pengendalian inflasi.
Namun begitu, Bachril mengatakan, meski saat ini inflasi Kabupaten dikatakan menurun, tetap akan terus dilakukan penanganan.
"Tapi secara umum kita ini Allhamdulillah bisa mengendalikan inflasi yang cukup baik. - 0,12 pada minggu lalu, karena angka inflasi itu perminggu. Jadi artinya kita masih bisa mengendali inflasi di Kabupaten Bogor," jelasnya.
Begitupun, rapat kordinasi yang saat ini dilakukan adalah upaya untuk menghadapi pergantian tahun dalam menjaga kebutuhan bahan pokok.
"Inikan mau Natal dan tahun baru. Tadi saya juga sampaikan agar Bulog, dan juga pasar terutama mengkoordinasi tentang distribusi bahan pokok, bagaimana suplai dan ketersediaan pokok bisa terjamin," paparnya.
Sehingga, untuk penanganan inflasi daerah tersebut Pemkab Bogor bakal melakukan upaya - upaya dan menghimbau seluruh pihak terkait bisa bersinergi dalam pengendalian inflasi.
Ada 9 poin Langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi yaitu, melakukan pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia.
Melaksanakan rapat teknis tim pengendalian inflasi daerah. Menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting.
Melaksanakan pencanangan gerakan menanam dan melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait.
"Kita juga melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang," pungkasnya. (cr2)
Editor : Yosep Awaludin