RADAR BOGOR, Pemerintah Kota Bogor bakal menggelar rotasi dan mutasi jabatan struktural dalam waktu dekat. Kebijakan itu direncanakan akan berlangsung akhir tahun 2024 ini.
Wacana rotasi dan mutasi jabatan itu dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bogor, Herry Karnadi.
Ia mengatakan, rotasi dan mutasi jabatan dilakukan Pemkot Bogor usai mendapat rekomendasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Persyaratan dan rekomendasi sudah lengkap dari BKN dan Kemendagri. Sekarang tinggal menunggu keputusan Pak Pj, beliau akan melihat dulu perkembangan situasi pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)," ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa (3/12/2024).
Herry menyebut Pemkot Bogor akan berhati-hati dalam menentukan hal tersebut sehingga belum dapat dipastikan kapan rotasi dan mutasi digelar. Namun meski begitu dirinya menyebut, rotasi dan mutasi memungkinkan terjadi di Bulan Desember 2024 ini.
Ia mengatakan, rotasi dan mutasi akan dilaksanakan pada jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat eselon III dan IV. Sesuai dengan usulan yang disampaikan mereka pada Bulan Juli dan Agustus 2024 lalu.
"Tujuannya untuk mengisi kekosongan jabatan. Ada hampir 30 lebih jabatan yang dirangkap akibat kekosongan karena ada ASN yang pensiun," bebernya.
Rotasi dan mutasi ini menjadi yang pertama yang akan dilakukan Pj Wali Kota Hery Antasari sepanjang memimpin Kota Bogor.
Rotasi dan mutasi terakhir dilakukan Wali Kota Bogor periode 2014-2024, Bima Arya pada akhir Maret 2024 lalu.
"Memang sudah lama sekali. Sudah 9 bulan, makanya kekosongannya bertumpuk," ucap Herry.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga