RADAR BOGOR - Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin menyambangi Kota Bogor pada Rabu (12/2/2025).
Jeje Jaenudin menghadiri jamuan makan siang Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Istana Bogor.
"Pertemuan ini merupakan kesempatan berharga untuk mempererat hubungan kedua negara yang sudah lama terjalin," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jeje menyambut baik pertemuan kedua kepala negara yang telah terjalin sejak tahun 1950. Ia menilai hubungan bilateral Indonesia dan Turki penting karena kedua negara memiliki mayoritas penduduk Muslim dan sistem demokrasi modern.
"Persis berharap pertemuan ini menjadi momen sejarah yang memperkuat kerjasama di berbagai bidang, terutama dalam upaya mencapai kejayaan peradaban Islam di masa depan," katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti potensi perdagangan antara Indonesia dan Turki, mengingat posisi strategis kedua negara di kawasan Eropa-Asia dan Asia Tenggara.
Setelah mengikuti agenda kenegaraan tersebut, ia juga melakukan kunjungan silaturahmi dengan keluarga besar Persis Bogor di Pesantren Persatuan Islam 112 Bogor.
"Kunjungan ini adalah bentuk kepedulian saya terhadap kader-kader Persis di Bogor, dan saya ingin mempererat ukhuwah setelah agenda kenegaraan di Istana Bogor," ujarnya.
Jeje Zaenudin menekankan bahwa Persis dalam memasuki abad kedua mengusung tema Transformasi Gerakan Dakwah.
Dakwah mereka harus menjadi teladan konkret, tidak boleh lagi bersifat parsial, sporadis, atau tertutup.
"Dakwah kita harus inklusif dan mampu menjangkau semua kalangan," tegasnya.
Lebih lanjut, Jeje menjelaskan Persis telah memulai proses transformasi dakwah dari hulu hingga hilir. Pesantren yang dimiliki diharapkan menjadi bukti nyata kontribusi Persis dalam dunia pendidikan Indonesia.
"Begitu pula dalam sektor-sektor lainnya, yang harus terus ditingkatkan dan dievaluasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman serta kebutuhan umat," ujarnya.
Selain itu, Ketum PP Persis juga mendorong keluarga besar Persis Bogor memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam berbagai bidang strategis. Sekaligus memperkokoh peran Pesantren Persis sebagai pusat pendidikan Islam yang berkontribusi bagi kemajuan Kota Bogor.
"Sinergi yang baik antara organisasi keislaman dan pemerintah dapat membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat," ungkapnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati