RADAR BOGOR - Tarif tol Bogor Ring Road (BORR) ruas Simpang Yasmin-Simpang Semplak bakal mengalami kenaikan.
Kenaikan tarif Tol BORR ini diumumkan PT Marga Sarana Jabar pada Minggu (20/4/2025).
Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar Florysco P Siahaan mengatakan kenaikan tarif ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (PU) nomor 398/KPTS/M/2025 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor Dan Penyesuaian Tarif Pada Jalan Tol Bogor Ring Road.
“Penyesuaian tarif tol telah diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan oleh Menteri setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi dan evaluasi terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol,” jelasnya.
Florysco menyebut kenaikan tarif tol yang diterapkan pihaknya menggunakan besaran inflasi periode 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2024 yaitu sebesar 5,05 persen.
Ia mengatakan tarif tol baru ini akan mulai diberlakukan pada tanggal 23 April 2025 pukul 00:00 WIB.
Untuk ruas Sentul Selatan sampai Simpang Semplak kendaraan golongan (Gol) I dikenai tarif Rp16.000.
Bagi kendaraan Gol II dan Gol sebesar Rp24.000. Selanjutnya kendaraan Gol IV dan Gol V sebesar Rp 31.500.
Pada ruas Cibadak sampai Simpang Semplak kendaraan golongan (Gol) I dikenai tarif Rp5.500. Bagi kendaraan Gol II dan Gol sebesar Rp8.500. Selanjutnya kendaraan Gol IV dan Gol V sebesar Rp 11.500.
Dirinya berjanji kenaikan tarif tol ini akan dibarengi dengan peningkatan layanan di bidang transaksi.
Beberapa peningkatan yang akan dilakukan di antaranya peningkatan kapasitas transaksi dengan penambahan mesin top up e toll.
Pada bidang layanan lalu lintas, melakukan integrasi informasi lalu lintas dengan Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC).
“Penyesuaian tarif ini dibutuhkan untuk memastikan iklim investasi jalan tol yang kondusif, menjaga kepercayaan investor dan pelaku pasar terhadap industri jalan tol yang prospektif di Indonesia, serta menjamin level of service pengelola jalan tol tetap sesuai dengan SPM jalan tol,” ujar Florysco.
Sementara dalam hal pelayanan konstruksi, Florysco menyebut pihaknya telah dilakukan perbaikan, pemeliharaan fisik jalan tol secara periodik, rekonstruksi perkerasan guna meningkatkan kualitas jalan, penghijauan di sepanjang jalan tol, pengecatan marka serta peremajaan rambu–rambu keselamatan dan guardrail.(Fat)
Editor : Alpin.