RADAR BOGOR - Gubernur Jakarta, Pramono Anung kembali mengeluarkan gebrakan baru di bidang transportasi untuk daerah penyangga.
Usai menghadirkan moda TransJabodetabek rute Bogor-Blok M, Pramono kini berencana lebih banyak mengoperasikan moda transportasi Mikrotrans Jaklinko di daerah penyangga seperti Bogor.
Hal ini diungkapkannya dalam acara Jakarta Great Sale di Main Atrium Lippo Mall Nusantara, Selasa (10/6/2025).
Pada kesempatan tersebut, Pramono mengungkapkan keprihatinannya pada warga Bogor dan Bekasi serta daerah penyangga lain yang justru lebih banyak mengeluarkan uang untuk ojek online.
"Saya baru tahu kalau orang dari Bogor, dari Bekasi dan sebagainya, adalah naik ojeknya. Ketika naik ojek rata-rata Rp15-20 ribu," tuturnya.
Oleh karena itu ia pun memikirkan moda transportasi Mikrotrans Jaklingko, untuk lebih banyak beroperasi di daerah-daerah penyangga.
"Itu nanti mungkin ya kalau tentunya para kepala daerah mau," ungkap Pramono.
Ia menyebut dirinya sudah berdiskusi mengenai wacana itu dengan para kepala daerah terkait.
Hasilnya para kepala daerah setuju dengan wacana ini jika Pemerintah Provinsi Jakarta menyiapkan segala hal yang dibutuhkan.
"Karena Jakarta yang menyiapkan semuanya, semuanya (kepala daerah) setuju," ucap dia.
Kebijakan Pramono menghadirkan TransJabodetabek ke daerah penyangga disambut antusias masyarakat.
Berdasarkan catatannya, seluruh rute TransJabodetabek yang baru dirilis menunjukan hasil yang mengejutkan.
Terlebih pada TransJabodetabek rute PIK 2-Blok M, Bogor-Blok M dan Alam Sutra-Blok M.
"Bahkan kemarin untuk harian pernah 5.800 orang penumpang dan 4.000 orang. Kalau hari libur sebenarnya bisa diatas 6.000. Untuk yang rute PIK, termasuk Alam Sutra. Semuanya sesuai dengan target," bebernya. (Fat)
Editor : Alpin.