RADAR BOGOR – IPB University memastikan kondisi mahasiswinya, Feny Siregar (21), berangsur pulih pasca insiden dugaan pemukulan.
Mahasiswa IPB University ini jadi korban pemukulan yang diduga dilakukan sejumlah sekuriti PT TPL, saat melakukan penelitian di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.
Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Dr Alfian Helmi, mengatakan tim internal IPB terus bekerja menghimpun fakta di lapangan.
“Kondisinya sampai saat ini Feny sudah pulih ya, secara fisik maupun psikisnya sudah normal,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu 27 September 2025.
Meski begitu, pihak kampus menegaskan bahwa proses pengumpulan informasi terkait kasus pemukulan tersebut masih berlangsung.
“Sampai sejauh ini tim internal kita masih sedang mencari fakta-fakta lapangan, jadi laporan yang terakhir itu dulu,” jelasnya.
Ia menyebutkan, tim yang diutus langsung oleh Rektor IPB, yakni Dekan Fakultas Ekologi Manusia (Fema), sudah mendatangi keluarga Feny.
Dalam kunjungan tersebut, pihak kampus menyampaikan salam dan dukungan moral dari Rektor kepada keluarga korban.
Lebih lanjut, Alfian mengaku masih menunggu laporan lanjutan dari tim lapangan.
Ia menegaskan bahwa hingga kini pihak kampus belum bisa menyampaikan detail kronologi peristiwa pemukulan tersebut.
Terkait aktivitas Feny saat kejadian, Alfian membenarkan bahwa mahasiswi itu memang sedang melakukan penelitian.
“Iya memang yang bersangkutan sedang melakukan studi dari kampus, karena memang penelitiannya berkaitan dengan masyarakat adat. Jadi sejauh ini yang kami tahu informasi seperti itu,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait pelaporan ke pihak berwajib, Alfian menyebut kasus ini masih ditangani secara internal oleh IPB.(cr1)
Editor : Alpin.