RADAR BOGOR – Puasa merupakan ibadah wajib umat Muslim di bulan Ramadhan. Namun, bagi penderita maag, menjalani puasa sering kali menimbulkan kekhawatiran tersendiri karena kondisi lambung yang sensitif saat perut kosong dalam waktu lama.
Kondisi tersebut membuat sebagian penderita maag takut puasanya terganggu akibat nyeri perut, mual, atau rasa perih yang muncul tiba-tiba.
Padahal, dengan pola makan dan kebiasaan yang tepat, puasa tetap bisa dijalani oleh penderita maag dengan aman dan nyaman.
Dikutip dari TikTok @gregfaldo, puasa memang dapat memicu atau memperparah gejala maag pada orang yang memiliki riwayat gangguan lambung.
Namun, risiko tersebut bisa diminimalkan dengan memperhatikan jenis makanan, pola makan, serta gaya hidup selama berpuasa. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
1. Hindari makanan berminyak, pedas, dan asam
Jenis makanan ini dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan. Akibatnya, lambung menjadi lebih mudah iritasi dan memicu rasa nyeri, perih, hingga mual selama puasa.
2. Hindari makan terlalu cepat dan terburu-buru
Makan dengan tergesa-gesa membuat makanan tidak tercerna dengan baik. Penderita maag disarankan untuk mengunyah makanan secara perlahan agar kerja lambung lebih ringan dan pencernaan berjalan optimal.
3. Tidak disarankan langsung tidur setelah makan
Langsung berbaring setelah sahur atau berbuka dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Sebaiknya beri jeda waktu sebelum tidur agar proses pencernaan berlangsung dengan baik.
Baca Juga: Buat yang Suka Olahraga, Ini Daftar dan Harga Celana Training Adidas
4. Hindari makan dengan porsi berlebihan saat sahur dan berbuka
Porsi makan yang terlalu banyak akan memperberat kerja lambung. Lebih baik makan secukupnya namun tetap memperhatikan kandungan gizi agar tubuh tetap bertenaga selama puasa.
5. Hindari minuman bersoda, berkafein, dan kebiasaan merokok
Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan juga minuman yang bersoda dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Begitu pula dengan merokok yang dapat memperparah iritasi lambung dan memicu kambuhnya maag.
Jika seluruh tips tersebut sudah diterapkan namun keluhan maag tetap memburuk, penderita maag disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat selama menjalani puasa. (Mirta/Vokasi IPB)
Editor : Yosep Awaludin