Bukan Sekadar Jajan, War Takjil di Summarecon Bogor Tawarkan Festival Kuliner Ramadhan dengan Konsep Modern
Gabriel Anderson Nainggolan• Jumat, 6 Maret 2026 | 08:04 WIB
Suasana War Takjil di Jalan Summarecon, Bogor.
RADAR BOGOR - Fenomena berburu takjil setiap bulan Ramadhan selalu menjadi tradisi yang dinanti masyarakat Indonesia. Di berbagai kota, pasar takjil bermunculan sebagai tempat favorit untuk mencari menu berbuka puasa.
Namun di Bogor, ada satu lokasi yang menarik perhatian karena menghadirkan pengalaman berbeda dibanding pasar takjil pada umumnya, yaitu di kawasan Summarecon Bogor.
Dilansir dari salah satu video Vlog YouTube Dini VIF, area ini menjadi salah satu titik paling ramai bagi warga yang ingin “war takjil” menjelang waktu berbuka puasa. Berbeda dengan pasar takjil tradisional yang biasanya memanfaatkan trotoar atau pinggir jalan, bazar takjil di kawasan Summarecon Bogor hadir dalam konsep yang lebih tertata.
Area kuliner berada di lingkungan komersial modern dengan tata ruang yang rapi, sehingga pengunjung dapat berjalan dengan nyaman tanpa harus berdesakan di jalan sempit. Hal ini menjadi salah satu pembeda utama dibanding banyak pasar takjil di tempat lain.
Keunikan lain yang langsung terasa adalah keberagaman pilihan makanan yang tersedia. Tidak hanya makanan khas berbuka puasa seperti kolak, gorengan, atau es buah, tetapi juga berbagai kuliner kekinian yang sedang populer di kalangan anak muda.
Perpaduan antara makanan tradisional dan modern membuat pengunjung memiliki banyak pilihan menu untuk berbuka puasa.
Dari sisi suasana, pasar takjil di kawasan ini juga terasa lebih seperti festival kuliner. Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk membeli makanan, tetapi juga untuk menikmati suasana ngabuburit bersama teman atau keluarga.
Area yang luas membuat orang bisa berjalan santai sambil melihat-lihat berbagai stand makanan tanpa terburu-buru.
Selain itu, keberadaan tenant permanen dan pelaku UMKM di kawasan tersebut membuat variasi kuliner semakin kaya. Tidak sedikit penjual yang menawarkan menu unik dengan tampilan menarik, sehingga sering menjadi bahan konten media sosial. Hal ini membuat fenomena “war takjil” di Summarecon Bogor semakin viral dan menarik perhatian banyak orang.
Jika dibandingkan dengan pasar takjil di area perumahan atau kampung, pasar takjil di Summarecon Bogor juga terasa lebih terorganisir.
Penempatan stand yang rapi memudahkan pengunjung untuk bergerak dari satu penjual ke penjual lain. Ini membuat pengalaman berburu takjil terasa lebih nyaman, terutama bagi keluarga yang datang bersama anak-anak.
Faktor lain yang menjadi pembeda adalah lokasi yang strategis dan mudah dijangkau. Kawasan Summarecon Bogor memang dikenal sebagai destinasi baru untuk wisata kuliner dan hiburan di Kota Bogor. Tidak heran jika setiap Ramadan tempat ini menjadi salah satu titik keramaian terbesar saat sore hari.
Keramaian biasanya mulai terlihat sejak pukul empat sore. Menjelang waktu berbuka, jumlah pengunjung semakin meningkat dan banyak menu favorit mulai cepat habis. Inilah yang membuat istilah “war takjil” terasa nyata, karena pengunjung harus bergerak cepat jika tidak ingin kehabisan makanan favoritnya.
Meski ramai, suasana tetap terasa tertib karena area yang luas mampu menampung banyak pengunjung sekaligus. Hal ini tentu berbeda dengan beberapa pasar takjil tradisional yang sering mengalami kemacetan atau kepadatan di jalanan sekitar lokasi.
Dengan konsep yang lebih modern, variasi kuliner yang beragam, serta suasana yang nyaman untuk ngabuburit, pasar takjil di Summarecon Bogor menghadirkan pengalaman berburu takjil yang berbeda dari tempat lain.
Tidak hanya sekadar membeli makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup kuliner masyarakat Bogor selama Ramadhan.