Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Maksimalkan Manfaat Ikan Sapu-sapu, Guru Besar IPB: Sebaiknya Ikan Sapu-sapu Dimanfaatkan untuk Pupuk Cair Tanaman Hias

Siti Dewi Yanti • Selasa, 28 April 2026 | 17:33 WIB
Ilustrasi pembersihan ikan sapu-sapu di sungai yang ada di Jakarta
Ilustrasi pembersihan ikan sapu-sapu di sungai yang ada di Jakarta (Youtube DLH Jakarta)

RADAR BOGOR - Pengendalian ikan sapu-sapu (Hypostomus plecostomus) di perairan DKI Jakarta dipandang sebagai langkah penting dalam proteksi keseimbangan ekosistem. 

Namun, di balik upaya tersebut, tersimpan potensi pemanfaatan ikan sapu-sapu yang belum dimaksimalkan.

Guru Besar Teknologi Hasil Perikanan IPB University, Prof. Mala Nurilmala, menegaskan bahwa hasil penangkapan ikan sapu-sapu seharusnya tidak berakhir sebagai limbah. 

Baca Juga: Jadi Ikon Wisata Baru Puncak, Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi Bogor Diperkirakan Rampung Mei 2026

"Sebaiknya ikan sapu-sapu dimanfaatkan untuk pupuk cair tanaman hias," sebutnya.

Pendekatan ini dinilai tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah dari pengendalian spesies invasif.

Menurut Prof. Mala, ikan sapu-sapu dari perairan Jakarta tidak layak dimanfaatkan untuk konsumsi atau pakan karena tingginya risiko kontaminasi logam berat.

Jika tetap digunakan, zat berbahaya tersebut dapat terakumulasi dalam rantai makanan dan membahayakan manusia maupun hewan ternak.

Baca Juga: Misteri Tabrakan Maut di Bekasi Timur Terkuak: Taksi Listrik Mogok di Rel, 15 Nyawa Melayang

Meski demikian, kondisi ini tidak berlaku bagi ikan sapu-sapu yang hidup di perairan bersih. 

Dalam lingkungan yang bebas pencemaran, ikan tersebut pada dasarnya masih bisa dimanfaatkan sebagaimana ikan lainnya.

Lebih lanjut, Prof. Mala menjelaskan, kemampuan adaptasi ikan sapu-sapu yang tinggi membuat populasinya sulit dikendalikan. 

Tanpa keseimbangan ekosistem dan kehadiran predator alami, spesies ini dapat berkembang pesat, mendominasi habitat, serta mengancam kelangsungan ikan lokal.

Ia juga menyoroti bahwa meskipun ikan sapu-sapu memiliki kemampuan menyerap logam di perairan, ketidakseimbangan ekosistem justru menyebabkan populasinya meledak dan berdampak negatif.

Dalam konteks ini, pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai pupuk cair dinilai lebih bijak dibandingkan sekadar dikubur. 

Baca Juga: Waspada Hoaks Pencairan Bansos: Fakta Terbaru SIKS-NG 28 April 2026 dan Cara Mengenali Bukti Struk Palsu

Selain memberikan manfaat, langkah ini juga membantu mengurangi penumpukan limbah organik yang sulit terurai karena struktur tubuh ikan yang keras.

Dengan pendekatan inovatif tersebut, pengendalian ikan sapu-sapu tidak hanya menjadi upaya menekan populasi.

Tetapi juga berpotensi menjadi solusi berkelanjutan yang mengubah persoalan lingkungan menjadi peluang bernilai bagi masyarakat.

Editor : Siti Dewi Yanti
#ikan sapu-sapu #pupuk tanaman hias #ipb university