RADAR BOGOR – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) mulai mempersiapkan jajaran internalnya menghadapi perubahan pedoman audit sistem manajemen menuju ISO 19011:2026 dengan pelatihan di Bogor.
Persiapan tersebut dilakukan melalui pelatihan bertajuk “Perkembangan Pedoman Audit Sistem Manajemen: ISO 19011:2018 menuju ISO 19011:2026” yang digelar selama tiga hari, 6-8 Oktober 2026, di Kantor BRMP Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan di Bogor ini diikuti 100 peserta dari berbagai unit kerja BRMP di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Viral Aniaya Penjual Sayur dan Rusak Lapak di Bogor, Tersangka Terancam 2,5 Tahun Bui
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari langkah BRMP untuk meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam memahami sekaligus mengimplementasikan perkembangan standar audit internasional terbaru.
Sebagai lembaga yang berperan dalam modernisasi teknologi pertanian nasional, BRMP mendorong proses transisi dari pedoman ISO 19011:2018 menuju ISO 19011:2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem manajemen mutu, pengawasan internal, serta operasional perakitan dan modernisasi teknologi pertanian di berbagai daerah tetap adaptif, akuntabel, dan mampu mengikuti perkembangan standar global.
Baca Juga: Warga Bogor, Mobil Tua Susah Distarter? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya
Kepala Bagian Umum BRMP, Bekti Subagja, A.Pi., M.Si., yang mewakili Sekretaris Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian dalam pembukaan kegiatan, menegaskan pentingnya kesiapan menghadapi perubahan standar audit.
“Dunia standarisasi terus berkembang, begitu pula dengan tantangan modernisasi pertanian. Pelatihan ini adalah langkah nyata BRMP untuk memimpin perubahan tersebut,” ungkapnya.
Menurut Bekti, pembekalan terhadap 100 personel dari berbagai wilayah Indonesia diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan mutu di lingkungan BRMP.
“Dengan membekali 100 personel dari Sabang sampai Merauke mengenai perubahan prinsip audit dalam ISO 19011:2026, kita sedang membangun fondasi pengawasan mutu yang lebih cerdas, berbasis risiko digital, dan terintegrasi,” ujarnya.
Baca Juga: Warga Bogor, 7 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Mesin Mobil Diesel Cepat Rusak
Pelatihan Dibagi Empat Kelas
Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai perkembangan dalam pedoman audit sistem manajemen.
Materi yang diberikan antara lain penyegaran audit sistem manajemen berdasarkan SNI ISO 19011:2018, perkembangan pedoman audit menuju ISO 19011:2026, hingga penyegaran Sistem Manajemen Mutu SNI ISO 9001:2015 dan perkembangan ISO 9001:2026.
Selain itu, peserta juga mempelajari pengelolaan program audit dan perencanaan audit berbasis risiko, pelaksanaan audit dan pengumpulan bukti audit, serta penetapan temuan dan kesimpulan audit.
Baca Juga: Terpilih Jadi Ketua SPBUN PTPN I Regional 2, Okky Ferdinal Fuar Soroti Ini
Untuk membuat proses pembelajaran lebih efektif, sebanyak 100 peserta dibagi menjadi empat kelas, dengan masing-masing kelas berisi 25 peserta.
Melalui pelatihan tersebut, BRMP menargetkan jajaran internal memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai perkembangan standar audit dan mampu mempersiapkan penerapannya di lingkungan kerja masing-masing.
BRMP menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan inovasi teknologi pertanian yang dikembangkan dan dihantarkan kepada masyarakat memiliki jaminan mutu yang tinggi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga