Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bantu Pekerja Migran Indonesia di Korea Selatan, BRI Kolaborasi Dengan E9pay Tingkatkan Layanan Finansial

Yosep Awaludin • Sabtu, 4 Mei 2024 | 09:44 WIB
Agus Noorsanto, Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI
Agus Noorsanto, Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI

RADAR BOGOR - BRI mengumumkan bahwa mereka akan memperluas kerjasama remitansi mereka dengan E9pay Company Limited, perusahaan Penyelenggara Transfer Dana (PTD) terkemuka di Korea Selatan.

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Korea Selatan akan mendapatkan akses yang lebih luas ke layanan keuangan BRI melalui jaringan E9pay, yang telah dimulai sejak 2017.

Menurut Agus Noorsanto, Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan BRI, pihaknya berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggannya, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Dengan kerja sama dengan E9pay ini, PMI akan memiliki akses yang lebih besar ke layanan finansial terbaik, mulai dari persiapan pemberangkatan hingga ketika perusahaan mulai beroperasi di Korea Selatan.

"Ini merupakan salah satu langkah strategis BRI untuk menciptakan inklusi keuangan yang bermanfaat bagi seluruh nasabah BRI," ujar Ahus usai menandatangani langsung Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara BRI dan E9pay. 

Selain itu, BRI telah mengintegrasikan platform unggulan BRI yakni BRIfast Remittance, dengan jaringan E9pay untuk mempermudah transfer uang dari Korea Selatan ke Indonesia.

Dia juga menyatakan bahwa PMI di Korea Selatan telah cukup familiar dengan aplikasi digital E9pay, yang dapat diakses dengan mudah melalui handphone PMI.

Aplikasi ini digunakan untuk melakukan transfer dana ke seluruh unit kerja BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), sebanyak 12.580 PMI akan tinggal di wilayah koridor Korea Selatan pada tahun 2023.

Angka ini meningkat sebesar 10,4% dari jumlah PMI pada tahun 2022, yang berjumlah 11.269 orang.

Angka penempatan PMI ke Korea Selatan diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan, menurut BP2MI.

Hal ini salah satunya disebabkan oleh populasi Korea Selatan yang semakin tua, yang mengakibatkan kekurangan tenaga kerja muda yang diperlukan untuk menggerakkan ekonomi.

Dengan mengirimkan banyak pekerja migran Indonesia ke Korea Selatan, Indonesia melihat hal ini sebagai peluang.

Sebaliknya, Joen Hyeok Gu, CEO E9pay, mengatakan bahwa kerjasama yang telah berjalan selama ini harus ditingkatkan untuk memberikan pengalaman finansial yang lebih baik kepada PMI karena BRI merupakan salah satu partner strategis E9pay di Indonesia.

"Perusahaan terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan keuangan bagi pelanggan, terutama warga negara Indonesia yang bekerja di Korea Selatan," katanya.

Menurutnya, perluasan kerjasama dengan BRI ini akan memungkinkan PMI untuk mendapatkan layanan finansial yang luas dan tidak hanya transfer uang ke Indonesia. Dia berharap perluasan kerjasama ini berjalan dengan baik.

E9pay (E9pay Company Limited) adalah PTD yang melakukan transaksi pembayaran internasional melalui aplikasi.

Kliennya terdiri dari individu dan perusahaan, dan tergabung dalam jaringan Korean Financial Telecommunications & Clearings, sebuah institusi yang mengatur jaringan pembayaran antar bank di Korea Selatan.

Perusahaan ini berdiri pada tahun 2007 dan berkantor pusat di Seoul, Korea Selatan. Bisnis utamanya adalah pengiriman uang keluar, masuk, dan tiket pesawat dengan jaringan kerja yang luas yang menjangkau lebih dari 22 negara di dunia.

Dengan cakupan yang luas, E9pay adalah perusahaan Fintech pertama di Korea Selatan yang menerima lisensi bisnis remitansi internasional dari Kementerian Ekonomi & Keuangan (MOEF). Layanan ini memungkinkan transaksi remitansi antar negara antara P2P, B2C, B2B, dan B2B ke lebih dari 126 negara melalui aplikasi telepon seluler dan platform webnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bri #korea selatan #Pekerja Imigran Indonesia