Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Holding Ultra Mikro BRI Bantu Wanita Tangguh Ini Jadi Pengusaha Sukses

Yosep Awaludin • Rabu, 29 Mei 2024 | 11:14 WIB
Warsilah adalah salah satu nasabah Holding UMi BRI dan menerima program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) PNM.
Warsilah adalah salah satu nasabah Holding UMi BRI dan menerima program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) PNM.

RADAR BOGOR - Semakin banyak bukti bahwa akses permodalan Holding Ultra Mikro (UMi) BRI memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

Warsilah adalah salah satu masyarakat yang menikmati keuntungan ini karena merupakan salah satu nasabah Holding UMi BRI dan menerima program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) PNM.

Warsilah, di mana dia berhasil bangkit dari keterpurukan dan mengembangkan ekonomi keluarga berkat akses permodalan Holding UMi yang dibentuk BRI.

Setelah mengalami keterpurukan berlarut-larut, di mana suaminya menjadi salah satu korban PHK akibat pandemi Covid-19, Warsilah mencoba mencari peruntungan dengan membuka usaha jahit pakaian untuk wanita, pria, dan anak-anak.

Penjualan alat jahit di rumah dan pesangon suami adalah modal awal perusahaan yang dimulai pada 2019. Warsilah memulai usaha dengan tekad dan ketekunan.

"Ini (usaha) dimulai dengan pemutusan hubungan kerja suami saya. Karena pandemi Covid-19, suami saya terkena PHK, dan saya juga bekerja sebagai penjual alat jahit di rumah. Itu memang kebetulan saya sendiri. Kebetulan dari pesangon Alhamdulillah waktu itu dapat pesangon dari suami. Saya belikan mesin jahit. Selain jahit kan jual peralatan alat jahit ya saya siapkan stok barang-barang peralatan jahit," urai Warsilah.

Seiring berjalannya waktu, Warsilah mendapatkan saran dari seorang teman bahwa ada program layanan pinjaman modal untuk pelaku usaha mikro.

PNM Mekaar adalah program yang membantu perempuan prasejahtera mendapatkan pinjaman modal untuk memulai bisnis mereka sendiri.

Mekaar adalah salah satu jenis permodalan berbasis kelompok yang diberikan kepada perempuan pelaku usaha ultra mikro untuk memulai dan memperluas bisnis mereka.

Warsilah dapat memperluas bisnisnya dengan kemudahan modal dan angsuran rendah. Warsilah langsung mendaftar.

Dia juga menggunakan pinjaman dari Holding UMi BRI untuk meningkatkan stok barang di tokonya, membeli peralatan jahit, dan membangun bisnis sewa baju. Berkat ketekunan dan strategi yang tepat, usahanya pun berkembang pesat.

"Ya Alhamdulillah sih meskipun tidak secara langsung. Saya terbantu untuk terus melakukan stok barang di toko saya berkat pinjaman ini," kata dia.

Saat ini, Warsilah menghasilkan lebih dari Rp5 juta per bulan, atau bahkan lebih. Dia berniat untuk merekrut karyawan dan terus mengembangkan bisnisnya.

"Insha Allah, saya ingin memiliki karyawan," ungkapnya. Dia menambahkan bahwa jika bisnis telah mencapai keseimbangan, pengeluaran dan pemasukan akan berjalan lebih konsisten.

Warsilah berharap layanan pembiayaan dari Holding UMi BRI ini terus membantu para pelaku ultra mikro seperti dirinya dengan persyaratan yang mudah dan tanpa sistem tanggung renteng.

"Saya berharap PNM Mekaar ini selalu membantu usahawan seperti saya. Kebetulan, persyaratannya tidak terlalu tinggi, dan satu-satunya keluhan saya adalah tanggungan renteng. Ada saat-saat ketika kita membuka usaha kita dengan rajin, tetapi yang satunya tidak, sehingga tanggung renteng," tuturnya.

Supari, Direktur Bisnis Mikro BRI, mengatakan peran Holding UMi telah memengaruhi peningkatan inklusi keuangan di seluruh negeri.

Menurut BRI Research Institute, posisi inklusi keuangan nasional meningkat menjadi 87,30% pada 2023, naik 3,3% dari 84,00% pada 2022. Tingkat kedalaman inklusi juga meningkat menjadi 27,7% pada 2023.

Tingkat inklusi keuangan ini ditentukan oleh jumlah investasi, pinjaman, asuransi, dana pensiun (Dapen), serta jumlah tabungan yang dimiliki dan digunakan.

"Tren peningkatan yang terjadi menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia mulai mengalami peningkatan dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan. Peningkatan ini berdampak pada sikap dan perilaku untuk mengambil keputusan dan pengelolaan keuangan dalam mencapai kesejahteraan," jelasnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bri #Holding #modal