Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Usaha Bakpia Penerima KUR BRI Ini Jadi Tempat Oleh-Oleh Favorit di Yogyakarta, Begini Perjalanan Suksesnya

Yosep Awaludin • Jumat, 31 Mei 2024 | 10:24 WIB
Para karyawan bisnis Bakpia Kurnia Sari milik Riyanto di Yogyakarta.
Para karyawan bisnis Bakpia Kurnia Sari milik Riyanto di Yogyakarta.

RADAR BOGOR - Riyanto, pemilik bisnis Bakpia Kurnia Sari, mengetahui bahwa konsistensi sangat penting dalam menjalankan bisnisnya.

Ya, usaha bakpia Riyanto yang terletak di Ringroad Barat Yogyakarta selalu memiliki banyak pelanggan, terutama selama musim liburan.

Riyanto hanya melanjutkan bisnis Bakpia Kurnia Sari yang telah diwariskan oleh kedua orang tuanya, bukan dirinya sendiri.

Didirikan pada tahun 1962, pada saat orang tuanya memulai bisnis bakpia yang gagal. Selain itu, penjualan masih dilakukan dari pintu ke pintu.

Di tahun 1985, Riyanto mengambil alih dan memperbaiki banyak hal, seperti mengubah resep bakpia agar lebih populer.

Sebelum memiliki toko sendiri, ia dan keluarga hanya menjajakan bakpia ini dengan berkeliling. Karyawan masih belum punya. Produksi, mulai dari pembuatan adonan bakpia hingga penambahan isiannya, dilakukan sendiri.

"Namun, saat ini saya memiliki sepuluh toko Bakpia Kurnia Sari di seluruh Yogyakarta. Riyanto mengatakan bahwa bahkan ada kurang lebih 200 karyawan yang bekerja untuk memproduksinya," kata Riyanto.

Untuk saat ini, bisnis Riyanto berkonsentrasi pada pembuatan berbagai rasa bakpia, termasuk kacang hijau, kacang merah, keju, cokelat, tiramisu, ubi ungu, teh hijau, dan oreo. Namun, dia masih beriklan di daerah sekitar Yogyakarta.

Penjualan masih berada di Yogyakarta. Namun, beberapa pelanggan di luar kota meminta pengiriman ke daerah mereka. Beberapa memesan dari Jakarta, yang lain dari Surabaya.

Meskipun bisnis Riyanto telah sangat berkembang, dia masih membutuhkan dana yang besar.

Selain itu, ia sekarang harus membayar gaji seluruh karyawannya dan membayar biaya produksi sepuluh outlet bakpianya. Oleh karena itu, ia memilih untuk mengajukan pinjaman KUR BRI.

Ia pertama kali mengetahui KUR BRI ini melalui iklan yang dia lihat secara tidak sengaja. Bunga KUR sangat terjangkau bagi pelaku UMKM sepertinya, kata Riyanto.

Dengan demikian, dia semakin tertarik untuk mendapatkan pinjaman melalui KUR BRI. “Saya percaya bunga KUR dari BRI ini sangat murah. Saya bisa meminjam uang sebanyak Rp500 juta untuk usaha saya,” tegasnya.

Pinjaman yang ia terima digunakan untuk menjalankan bisnisnya secara keseluruhan. Ini termasuk membeli bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat bakpia dan mesin-mesin tambahan yang diperlukan.

“Saya berharap BRI ke depannya dapat memberikan pinjaman KUR dalam jumlah yang lebih besar. Selain itu, saya juga berharap bisnis Bakpia Kurnia Sari dapat berkembang, menambah outlet lagi, dan menarik lebih banyak pelanggan,” tutupnya.

Pelaku UMKM yang membutuhkan dana untuk mengembangkan bisnis mereka dapat langsung mengajukan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank BRI.

Secara khusus, KUR BRI diperuntukkan bagi calon pelanggan yang memiliki usaha yang menghasilkan dan memiliki kualitas yang baik.

Mereka juga harus belum pernah menerima kredit, pembiayaan investasi, atau modal kerja komersial sebelumnya. Di tahun 2024, BRI diberikan kuota penyaluran KUR sebesar Rp165 triliun.

“Untuk tahun ini kami akan salurkan KUR kepada lebih dari 3,7 juta nasabah dari pipeline sebanyak 7 juta. Kami juga sudah siapkan nasabah lama kami kurang lebih 2 juta kita naik kelaskan,” kata Supari, Direktur Bisnis Mikro BRI.

Tidak ada salahnya untuk mengunjungi beberapa toko Bakpia Kurnia Sari saat berada di Yogyakarta.

Anda tidak hanya dapat menikmati bakpia ini sebagai oleh-oleh untuk teman dan keluarga, tetapi Anda juga dapat menikmatinya sendiri saat mengunjungi beberapa lokasi menarik di Yogyakarta. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bakpia #bisnis #bri