Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Soal Kabar Ada 109 Emas Palsu Beredar di Masyarakat, Begini Penjelasan PT Antam

Alpin. • Jumat, 31 Mei 2024 | 22:03 WIB
Ilustrasi emas Antam
Ilustrasi emas Antam

RADAR BOGOR, Beredar kabar ada 109 ton emas Antam palsu dalam tata kelola komoditas emas di PT Antam sepanjang tahun 2010-2021.

Hal itu terungkap setelah penetapan enam tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus emas Antam. Terkait hal tersebut, PT Antam Tbk (ANTM) buka suara.

Mealui Sekretaris Perusahaan PT Antam Tbk, Syarif Faisal Alkadrie memastikan, kabar yang menyebut 109 ton emas palsu beredar di masyarakat tidak benar.

Baca Juga: Bungkam Madura United, Persib Bandung Juara Liga 1 Musim 2023-2024

“Terkait dengan maraknya pemberitaan yang menyebut adanya 109 ton emas Antam palsu yang beredar di masyarakat dalam kurun waktu 2010-2021, perusahaan memastikan bahwa pemberitaan itu tidak benar,” ujar Syarif Faisal dalam keterangannya, Jumat (31/5/2024).

Dia memastikan, seluruh produk emas logam mulia Antam dilengkapi sertifikat resmi dan diolah di satu-satunya pabrik pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia.

Pabrik pengelolaan emas itu telah tersertifikasi London Bullion Market Association (LBMA).

Baca Juga: Penantian Sepuluh Tahun Tuntas, Persib Bandung Juara Liga 1!

Sehingga, dia memastikan seluruh produk emas merek Logam Mulia Antam yang beredar di masyarakat adalah asli dan terjamin kadar kemurniannya.

Dia membeberkan, terkait 109 ton produk emas logam mulia yang diperkarakan Kejagung dianggap berkaitan dengan penggunaan merek LM Antam secara tidak resmi.

Sementara, produk emas Antam yang beredar merupakan produk asli yang diproduksi di pabrik Antam.

Hal ini disampaikan guna memberi kepastian pada masyarakat yang merasa khawatir dengan produk Antam yang beredar.

“Kami memahami kekhawatiran dan keresahan pelanggan produk emas logam mulia Antam. Saat ini seluruh saluran komunikasi produk logam mulia Antam tersedia untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan,” jelasnya.(**)

Editor : Alpin.
#Kejagung #emas palsu #antam