Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Forbes Kembali Nobatkan BRI sebagai Perusahaan Terbesar di Indonesia

Yosep Awaludin • Sabtu, 15 Juni 2024 | 10:30 WIB
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menduduki peringkat teratas Forbes Global 2000.
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menduduki peringkat teratas Forbes Global 2000.

RADAR BOGOR - Forbes International, media terkemuka dalam bidang keuangan dan ekonomi, menerbitkan daftar perusahaan terbesar di dunia, Forbes Global 2000–2024 di New York, Kamis (13/6/2024).

Forbes Global 2000 menampilkan 2000 perusahaan terbesar di dunia berdasarkan penjualan (penjualan), keuntungan (laba), aset (aset), dan nilai pasar (nilai pasar). Keempat variabel ini diberi peringkat yang sama.

Menurut situs web resmi Forbes Internasional, dari 2000 perusahaan global yang tercantum, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menduduki peringkat teratas.

Peringkat BRI adalah 308, sementara Mandiri adalah 373, BCA adalah 457, Telkom Indonesia adalah 912, BNI adalah 944, Bayan Resources adalah 1.194, Chandra Asri Petrochemical adalah 1.591, Amman Mineral adalah 1.505, dan Adaro Energy adalah 1.738.

Menurut staf penulis Forbes Hank Tucker, daftar tahunan Forbes The Global 2000 mencerminkan perusahaan global terbesar yang menggerakkan pasar, serta industri yang sedang tumbuh dan menjadi tren.

"Daftar tahun ini menunjukkan bagaimana pasar global terhubung satu sama lain dan tren kecerdasan buatan yang berkelanjutan seiring berkembang dicerminkan dari naiknya peringkat perusahaan semikonduktor," ujarnya.

Secara keseluruhan, BRI mencatat penjualan $14,95 milyar, keuntungan $3,6 milyar, aset $125,45 milyar, dan nilai pasar $46,5 milyar.

Dibandingkan dengan perusahaan multinasional seperti Starbucks, Renault, Nissan Motor, Uber, Vodafone, HP, dan Softbank, BRI menduduki peringkat 308 dengan hasil yang lebih baik.

Untuk daftar tahun ini, data mencakup kinerja perusahaan dari 12 bulan terakhir hingga 17 Mei 2024. Perusahaan-perusahaan yang terdaftar pada tahun 2000 secara kolektif memiliki nilai pasar sebesar $88 triliun, meningkat sebesar 19%, dan membukukan rekor pendapatan sebesar $51,7 triliun, laba sebesar $4,5 triliun, dan aset sebesar $238 triliun.

Di tengah situasi ekonomi global yang sulit, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas pengakuan Forbes Internasional utamanya.

"Sekali lagi, kinerja BRI diakui secara internasional, dan kiprah BRI sebagai perusahaan BUMN mampu untuk terus memberikan pengaruh secara global," ujar Sunarso.

Di kuartal I 2024, BRI mencetak laba positif sebesar Rp15,98 triliun dari sisi kinerja. Selain itu, BRI tercatat menyalurkan kredit sebesar Rp1.308,65 triliun, atau tumbuh 10,89% yoy.

Sebagian besar, atau Rp1.089,41 triliun, dari penyaluran kredit tersebut adalah untuk segmen UMKM.

Danan pihak ketiga BRI meningkat 12,80% menjadi Rp1.416,21 triliun, dan total aset perusahan juga meningkat 9,11% menjadi Rp1.989 triliun.

Dari segi permodalan, BRI didukung oleh CAR yang kuat, atau berada di level 23,97%, dan rasio pinjaman terhadap simpanan, atau LDR, sebesar 83,28%. Perusahaan juga mencadangkan coverage NPL sebesar 214,26%. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bri #forbes #Global 2000