Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sungguh Mengejutkan, Setoran BRI ke Kas Negara Tembus Rp192,06 Triliun

Yosep Awaludin • Kamis, 20 Juni 2024 | 15:08 WIB
Ilustrasi BRI
Ilustrasi BRI

RADAR BOGOR - Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh dengan ketidakpastian, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus berkomitmen memberikan nilai ekonomi dan nilai sosial, termasuk ke negara.

Sejak tahun 2019 hingga akhir Kuartal I tahun 2024, BRI telah menyetorkan Rp192,06 triliun kepada pemerintah.

Jika diperhatikan, BRI menyetorkan Rp26,56 triliun pada tahun 2019, Rp28,38 triliun pada tahun 2020, Rp27,09 triliun pada tahun 2021, Rp34,18 triliun pada tahun 2022, dan Rp45,34 triliun pada tahun 2023.

Namun, BRI telah menyetorkan Rp31,03 triliun ke kas negara selama tiga bulan pertama tahun 2024. Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai & Bea Materai, Pajak Penghasilan Badan, Dividen, dan Pajak Daerah adalah sumber dana ini.

Pada kesempatan lain, Direktur Utama BRI Sunarso menyatakan bahwa BRI, sebagai perusahaan BUMN, memiliki peran sebagai agen pencipta nilai dan agen pengembangan. Untuk dapat melaksanakan kedua fungsi tersebut, BRI harus memperoleh keuntungan.

Sunarso menekankan bahwa BRI adalah "bank rakyat" dan keuntungan yang dihasilkannya akan kembali ke negara sebagai pemegang saham mayoritas dan digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia melalui berbagai program pemerintah.

"Perusahaan BUMN dapat memiliki modal untuk menciptakan nilai sosial dengan memperoleh keuntungan atau nilai ekonomi, sehingga ekonomi akan berputar. Dan BRI sudah membuktikan bahwa selama ini dapat menjalankan peran nilai ekonomi dan nilai sosial secara bersamaan," kata Sunarso.

Sebelumnya, Erick Thohir, Menteri BUMN RI, mengungkapkan melalui akun Instagramnya bahwa 15 perusahaan BUMN mencatatkan laba bersih sebesar Rp319,28 triliun pada tahun 2023.

Pada tahun 2023, BRI sendiri mencatatkan laba Rp60,4 triliun, atau 19 persen dari total laba lima belas BUMN yang disebutkan Erick Thohir.

Erick mengapresiasi beberapa BUMN dengan keuntungan besar yang masih dapat memberikan kontribusi positif kepada negara di tengah tantangan ekonomi global karena pencapaian tersebut.

"Kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran komisaris, direksi, dan insan BUMN memungkinkan pencapaian ini," tandasnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#kas negara #setoran #bri