Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dorong Digitalisasi di Industri Tambang, XL Axiata Usung Efektivitas Operational Technology

Omer Ritonga • Minggu, 30 Juni 2024 | 17:07 WIB
XLABS Chief Enterprise Business Officer XL Axiata, Feby Sallyanto memberikan pemaparan layanan digitalisasi XL Axiata Business Solutions untuk sektor tambang dan migas di Rapat Kerja Bidang Teknologi
XLABS Chief Enterprise Business Officer XL Axiata, Feby Sallyanto memberikan pemaparan layanan digitalisasi XL Axiata Business Solutions untuk sektor tambang dan migas di Rapat Kerja Bidang Teknologi

RADAR BOGOR - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), melalui XL Axiata Business Solutions (XLABS), berkomitmen untuk mendukung digitalisasi dalam industri penambangan mineral dan gas.

Karena itu, XLABS terus menawarkan solusi untuk optimalisasi teknologi operasional melalui Private Network dan teknologi Internet of Things (IoT) kepada pelaku industri.

Industri tambang dan migas sangat cocok untuk menggunakan solusi digital ini karena bisnis perlu melakukan otomasi untuk meningkatkan produktivitas dan meningkatkan keamanan operasional dan efisiensi biaya.

Menurut Feby Sallyanto, Chief Enterprise Business Officer XL Axiata, salah satu fokus XLABS untuk menerapkan layanan digitalisasi adalah pertambangan mineral dan migas.

Beberapa perusahaan tambang besar, seperti PT Vale Indonesia Tbk. dan PT Pamapersada Nusantara, saat ini menggunakan layanan XL.

XL akan dapat meningkatkan kinerja pelaku industri dalam menangani digitalisasi sektor tambang dan migas dengan menyediakan infrastruktur, teknologi, dan sumber daya manusia berkualitas tinggi.

Menurut Feby, dukungan ini sesuai dengan tujuan XL Axiata untuk menjadi operator konvergensi terdepan di Indonesia, termasuk menjadi penyedia layanan ICT yang terpercaya bagi perusahaan dan masyarakat.

"Kami terus konsisten untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan dan #jadilebihbaik"," katanya. 

Feby menyatakan bahwa Private Network menawarkan akses ke fitur yang tidak dimiliki oleh infrastruktur jaringan umum, seperti keamanan dan realibilitas yang tinggi.

Untuk aplikasi yang membutuhkan tingkat latensi yang rendah, private network ini sangat ideal.

Industri pertambangan dan migas membutuhkan teknologi IoT untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya melalui teknologi operasional dan industrial, seperti pengawasan aset, pemantauan situasi, dan optimalisasi jaringan untuk kebutuhan komunikasi hybrid publik dan private.

Selain itu, hal ini memungkinkan karyawan tidak perlu berada di area yang berbahaya, meningkatkan keselamatan kerja.

Salah satu cara terbaik untuk mengoptimalkan implementasi private network adalah dengan menerapkan teknologi IoT untuk operasional dan industri. Ini akan meningkatkan kecepatan dan kualitas komunikasi di lapangan, yang menghasilkan kesadaran situasi yang lebih baik.

Predictive analytics untuk meningkatkan masa hidup aset dengan memasang sensor IoT, predictive maintenance untuk pencegahan dini bencana, dan communication yang mendukung misi kritis sehingga mempercepat respon dan pengambilan keputusan.

Teknologi pelindung operasional meningkatkan keamanan kerja, seperti penggunaan drone untuk memantau area berbahaya.

Penggunaan teknologi kendaraan autonom untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional

Dengan dukungan dari Huawei Indonesia, XLABS telah menunjukkan komitmennya untuk menyediakan layanan untuk sektor migas, antara lain, saat berpartisipasi dalam Rapat Kerja Bidang Teknologi Informasi (TI) Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas di Bali, yang akan berlangsung dari 12 hingga 14 Juni 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh para pemangku kepentingan di industri migas, dari regulator hingga perwakilan dari perusahaan yang menyediakan layanan teknologi informasi dan digitalisasi seperti XLABS, yang menunjukkan layanan digitalisasi untuk industri tambang dan migas.

"Penerapan Artificial Intelligence (AI) dan Pengamanan Infrastruktur Informasi Vital, Mendukung Pencapaian Target Hulu Migas" adalah tema acara tahun ini.

Menurut skkmigas.go.id, SKK Migas melihat peningkatan pesat dalam pemanfaatan teknologi informasi di industri hulu migas. Beberapa KKKS telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan dan teknologi operasional (OT).

Terbukti bahwa teknologi ini sangat bermanfaat dalam berbagai hal, seperti meningkatkan peluang cadangan baru, mencegah peluang produksi yang hilang (LPO), dan meningkatkan dan menjaga kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (HSE).

Pengamanan Infrastruktur Informasi Vital menjadi sangat penting di era digitalisasi. Sistem keamanan yang kuat diperlukan untuk mengantisipasi serangan siber yang dapat mengganggu operasi hulu migas. Dia menyatakan bahwa semua fasilitas dan data yang kita kelola adalah aset penting negara.

Oleh karena itu, diperlukan peningkatan terus-menerus dalam keamanan teknologi informasi.Selain itu, SKK Migas meluncurkan dua program kerja terkait teknologi informasi: Pengembangan Sistem Rencana Pengembangan (POD) online dan Pengembangan Sistem Kerja, Program, dan Anggaran (WP&B) online.

Baca Juga: Pentingnya Mengelola Keuangan Keluarga, IPB University Lakukan Pendampingan melalui Sekolah Keluarga Berkualitas

Raker TI 2024 memberi industri hulu migas Indonesia momentum penting untuk terus berinovasi dan menggunakan teknologi informasi untuk mencapai tujuan.

Diharapkan kerja sama yang erat antara SKK Migas, KKKS, dan penyedia layanan teknologi akan memungkinkan industri hulu migas Indonesia untuk maju dan menghasilkan keuntungan. (mer)

Editor : Yosep Awaludin
#xl axiata #industri #tambang