Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Atasi Masalah Sampah dan Melawan Perubahan Iklim, BRI Diganjar Penghargaan Platinum dari BISRA Awards 2024 

Yosep Awaludin • Senin, 8 Juli 2024 | 14:25 WIB

BRI menerima penghargaan Platinum dalam Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2024 untuk program unggulannya, "Yok Kita GAS – Gerakan Anti Sampah"
BRI menerima penghargaan Platinum dalam Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2024 untuk program unggulannya, "Yok Kita GAS – Gerakan Anti Sampah"

RADAR BOGOR - BRI Peduli, yang merupakan payung dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (CSR) BRI, terus menunjukkan komitmen dan dukungannya terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dan mendukung upaya pemerintah menjaga lingkungan dan memerangi perubahan iklim.

BRI menerima penghargaan Platinum dalam Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Awards (BISRA) 2024 untuk program unggulannya, "Yok Kita GAS – Gerakan Anti Sampah". Penghargaan ini diberikan pada Kamis, 27 Juni 1924, di acara Anugerah Bisnis Indonesia Social Responsibility Awards (BISRA) 2024.

Penghargaan ini juga membantu perusahaan melaksanakan pengelolaan CSR yang efektif, luas, dan berkelanjutan. Ini juga membantu percepatan pencapaian SDGs.

Selain itu, tercatat bahwa bank sampah mengurangi 3.962,063 kilogram CH42 Eq metan dan 34.739,868 kilogram Co2 Eq karbon. Selain itu, program ini telah menghasilkan 388,843 kilogram pupuk kompos, 777 enzyme lingkungan, dan 843 pupuk organik cair.

Dalam hal ekonomi, Gerakan Anti Sampah Yok Kita Gas berhasil mengubah perspektif masyarakat tentang transformasi sampah menjadi uang.

Sampah anorganik akan dicacah dengan alat pencacah sampah yang disediakan oleh BRI kepada masyarakat. Setelah dicacah, sampah dijual kepada pengumpul sampah, dan masyarakat memperoleh pendapatan.

Hasilnya, tercatat bahwa tabungan masyarakat yang menukar sampah menjadi uang di bank sampah mencapai lebih dari Rp100 juta, dengan 8.699 nasabah.

Selain itu, BRI bekerja sama dengan konsultan untuk mendampingi program selama enam bulan, membangun infrastruktur TPST, membeli mesin untuk pengelolaan sampah organik dan anorganik, dan meningkatkan pengetahuan pedagang pasar tentang pengelolaan sampah.

Selanjutnya, pembagian kantong sampah terpilah ke pedagang pasar, pelatihan dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik, dan dukungan untuk program pemberdayaan sumber daya manusia seperti pembukuan (administrasi), promosi program Bank Sampah, dan penggunaan alat pengelolaan sampah. (***)

 

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #perubahan iklim #bri