Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Geliat Bisnis Mall di Bogor : Tingkat Kunjungan Meningkat, Tapi Daya Beli Masyarakat Turun

Omer Ritonga • Senin, 5 Agustus 2024 | 10:37 WIB
Suasana pusat perbelanjaan Mall BTM Bogor.
Suasana pusat perbelanjaan Mall BTM Bogor.

RADAR BOGOR - Pasca Covid-19, perekonomian belum menunjukkan peningkatan eksponensial. Meksi begitu, pelaku industri sektor pusat belanja seperti mall tetap optimistis kinerja 2024 akan tetap tumbuh meski tidak terlalu signifikan.

Ya, secara umum, diperkirakan kinerja 2024 tetap lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya terutama dimasa covid hingga pandemi. Salah satu bidang yang terasa yakni pusat perbelanjaan atau mall.

Di bidang ini secara nasional, traffic atau tingkatan kunjungan mall mengalami peningkatan, tapi tidak diikuti dengan peningkatan omset dari tenan atau toko yang ada, daya beli masyarakat berpotensi mengalami penurunan.

Tak hanya secara nasional, pusat perbelanjaan di Kota maupun Kabupaten Bogor juga mengalami hal yang sama, tingkat kunjungan di mall naik tapi tidak diikuti peningkatan penjualan dari tenan atau toko.

Hal ini sesuai dengan beberapa mall yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor. Beberapa perwakilan mall, mengatakan sejak memasuki masa covid, pandemi dan pasca covid, tingkat kunjungan terus membaik, tapi tidak diikuti dengan peningkatan daya beli masyarakat.

"Adanya perubahan trend masyarakat. Dari masa covid, terbiasa dengan belanja online, sampai sekarang mereka lakukan," terang Humas Cibinong City Mall, Farah Tropera.

Sebelum covid, berbelanja semua kebutuhan sehari-hari di supermarket atau ke mall, kalau sekarang ini hanya kebutuhan tertentu saja atau untuk sekedar menikmati kuliner di mall.

Tak hanya mall CCM, mall BTM, Lippo Ekalokasari, Botani Square maupun AEON Sentul mengalami hal yang sama. Hal lain yang mempengaruhi perubahan tren masyarakat pasca covid, adanya peningkatan tanggung jawab masyarakat yang harus diselesaikan, seperti pinjaman.

"Adanya penurunan, selain ada perubahan tren belanja masyarakat, banyak masyarakat yang semangat bangkit, ya mengurangi belanja termasuk belanja ke mall," ucap perwakilan Mall BTM, Sutanto.

Peningkatan Traffic Pertahun, Kisaran 10-15 Persen

Dari beberapa mall tersebut d iatas, mengaku sejak 2019 hingga pertengahan 2024 ini peningkatan kunjungan atau traffik kisaran 10-15 persen.

Bahkan di salah satu mall di Kota Bogor, mengaku tingkat kunjungan mengalami peningkatan sampai 20 persen. Pada waktu-waktu tertentu, seperti libur sekolah, hari besar keagamaan peningkatan kunjungan sedikit lebih tinggi dari rata-rata.

Dan pada moment tertentu pasca covid cukup signifikan. Hanya kalau dilihat dari keadaan saat ini, untuk dapat seperti sebelum masa covid masih belum bisa. "Sudah baik untuk kunjungan tapi kalau mau seperti sebelum covid belum bisa," tambah Tanto.

Semua mall tanpa kecuali, untuk tetap meningkatkan kunjungan dan daya beli masyarakat, pihak mall maupun toko atau tenan melakukan berbagai program.

Pihak mall, secara rutin dan berkala akan menggelar berbagai kegiatan untuk menarik pengunjung. Seperti festival kuliner, panggung musik, bazar murah dan masih banyak kegiatan lain. Termasuk program undian atau hadiah hingga menarik masyarakat untuk datang ke mall berbelanja.

"Gak cuma pengelola mall, pihak tenan memberikan servis, meningkatkan eksperiens masyarakat untuk selalu belanja ke mall," tambah Farah.

Dan ada juga mall yang memberikan layanan parkir gratis dengan syarat sudah berbelanja di mall tersebut. Sedangkan dari toko atau tenat, secara berkala mengeluarkan berbagai program menarik untuk pembeli.

Misalnya, program diskon, hadiah langsung dan masih banyak program lain yang ditawarkan dan disiapkan.

Tanto juga menambahi untuk meningkatkan daya beli masih terbuka. Mall maupun tenan harus bisa memanfaatkan momen, seperti menyambut hari besar agama dan tanggal merah atau libur sekolah. (mer)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #mall #perekonomian