RADAR BOGOR - Officer Development Program (ODP) dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI bertujuan untuk mempersiapkan para pemimpin masa depan bank syariah.
Sejak merger, BSI telah membentuk empat angkatan ODP yang terdiri dari 18 kelas, dan baru-baru ini kemarin, BSI meluluskan 151 peserta ODP yang tergabung dalam angkatan ketiga tahun 2023.
Setelah program ini selesai, BSI akan merekrut 210 ODP baru dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia untuk dimulai pada September 2024.
"Kami ingin BSI menjadi sebagai bank syariah tempat bekerja para talenta terbaik Indonesia yang akan menjadi pemimpin berikutnya," ujar Hery Gunardi, Direktur Utama BSI.
Sejauh ini, beberapa manajer senior di BSI telah menjadi pimpinan di bank syariah lain. Ini menunjukkan bahwa proses pendidikan dan pengalaman selama bekerja di BSI, yang merupakan bank syariah terbesar, menjadi model bagi bank syariah lain.
Perbankan syariah membutuhkan talenta terbaik untuk berkembang lebih cepat daripada pertumbuhan industri.
Oleh karena itu, Hery menekankan betapa pentingnya regenerasi dan pemberdayaan seluruh sumber daya yang ada untuk meningkatkan porsi pasar.
Untuk meningkatkan kekuatan bank syariah, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama.
Program ini membantu BSI membuka lapangan kerja baru dan mempersiapkan calon pimpinan bank syariah di masa depan.
Hery menegaskan bahwa sumber daya manusia yang produktif dan kapabel harus mendukung tantangan ke depan untuk meningkatkan market share.
"Kita harus terus berupaya meningkatkan produktivitas dari waktu ke waktu, dan para leader harus mampu membawa BSI dari baik menjadi besar, tidak hanya baik tetapi juga terbaik di industri," tuturnya.
Hery menekankan bahwa kaderisasi berkelanjutan sangat penting untuk promosi internal dan rekrutmen lulusan baru perguruan tinggi. Diharapkan karyawan muda ini akan membawa semangat dan inovasi baru untuk kemajuan BSI.
BSI telah meluluskan lebih dari 1300 pegawai ODP dari berbagai angkatan, beberapa dari mereka saat ini bekerja sebagai junior manager, dan beberapa bahkan telah menjabat sebagai vice president.
Hery juga mengingatkan para pegawai pimpinan baru untuk siap ditempatkan di seluruh unit kerja dengan mengedepankan prinsip utama AKHLAK dan integritas.
Selain itu, mereka harus menunjukkan contoh sebagai pemimpin, mengubah perspektif, memiliki kemampuan untuk menemukan potensi bisnis, dan membangun kolaborasi untuk mencapai bagian pasar yang ideal sebagai pemimpin perbankan syariah. (***)
Editor : Yosep Awaludin