Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah, BRI Edukasi Guru Lewat Pelatihan Numerisasai Metode Gasing

Yosep Awaludin • Jumat, 9 Agustus 2024 | 10:36 WIB
BRI Peduli menyelenggarakan pelatihan guru  menggunakan Metode Gasing Bagi Guru SD Se-Kabupaten Banyuwangi 
BRI Peduli menyelenggarakan pelatihan guru  menggunakan Metode Gasing Bagi Guru SD Se-Kabupaten Banyuwangi 

RADAR BOGOR—Pendidikan memainkan peran penting dalam kemajuan sebuah bangsa. BRI Peduli, payung dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI, terus membantu kemajuan pendidikan di Indonesia.

BRI Peduli baru-baru ini menyelenggarakan acara pelatihan guru dengan judul "Peningkatan Numerisasi melalui Pelatihan Matematika menggunakan Metode Gasing Bagi Guru SD Se-Kabupaten Banyuwangi Bersama BRI Peduli."

Kegiatan akan diselenggarakan oleh BRI di SDN 1 Watukebo, yang terletak di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, dari tanggal 30 Juli 2024 hingga 15 Agustus 2024.

Kabupaten Banyuwangi memiliki 144 guru yang mengikuti program ini. BRI bekerja sama dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya dan Dinas Pendidikan Banyuwangi untuk program ini.

Yayasan Teknologi Indonesia Jaya sendiri memiliki pengalaman dan keterampilan yang diperlukan untuk menerapkan metode Gasing di berbagai institusi pendidikan.

Menurut Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas pengajaran guru di Kabupaten Banyuwangi dengan memperkenalkan dan menerapkan Metode Gasing, yang merupakan pendekatan pembelajaran matematika yang berhasil.

Prof. Yohanes Surya mengembangkan metode Gasing, yang berarti "Gampang, Asyik, dan Menyenangkan."

Tujuan metode Gasing adalah untuk membuat matematika lebih mudah dipahami, menarik, dan interaktif.

Metode ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan numerik siswa secara signifikan karena menggunakan pendekatan yang inovatif dan interaktif.

Untuk bersama-sama mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia, BRI terus berkolaborasi dengan berbagai pihak.

"Kegiatan pelatihan matematika dengan Metode Gasing ini diharapkan dapat diterapkan di sekolahnya masing-masing dan dapat membantu siswa dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami," kata Catur.

Selain itu, terbukti bahwa kegiatan yang menghasilkan materi pelatihan untuk guru jenjang pendidikan dasar ini telah meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar.

Guru yang telah menerima pelatihan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, pemahaman yang lebih baik, dan kemampuan untuk berbagi pengetahuan dengan guru dan siswa lainnya.

Sepanjang kegiatan, peserta dibekali dengan materi pengayaan keterampilan mengajar 8C Gasing: Critical Thinking, Communication, Collaboration, Creativity, Culture, Character, Computational Logic, dan Compassion dalam proses belajar-mengajar.

Ini membuat pembelajaran matematika yang selama ini dianggap sulit menjadi lebih mudah, menyenangkan, dan menyenangkan.

Peserta juga menerima pelatihan tentang peran-play dan mikro-pembelajaran, yang mencakup suasana belajar mengajar, strategi pengajaran yang efektif, dan bagaimana menggunakan metode gasing dalam pembelajaran.

Selain itu, dilakukan mentoring, di mana peserta mendapat dukungan dan bimbingan langsung untuk menerapkan keterampilan yang dipelajari selama sesi pengimbasan.

Selain itu, peserta mengikuti Lokakarya, di mana para pesert bekerja sama untuk membuat invoasi pembelajaran, seperti karya "Pasangan 10".

Lokakarya juga menyediakan Sumber Belajar, termasuk materi ajar Metode Gasing, buku panduan, dan latihan yang dapat membantu pengajaran dan pengimbasan.

Namun, Suratno, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, menyatakan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banyuwangi, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh kabupaten.

Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi berkomitmen untuk terus berinovasi untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas pengajaran guru.

"Melihat kerja sama ini sebagai tanggung jawab bersama antara BRI sebagai BUMN dan Pemda dalam memajukan pendidikan di tanah air, khususnya di Banyuwangi, kami sangat mengapresiasi BRI dan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya," kata Suratno.

Menurutnya, pelatihan ini akan sangat membantu meningkatkan kemampuan guru dan siswa di Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu, guru SDN 4 Penganjuran Niluh Made Megawati mengatakan bahwa pelatihan metode gasing sangat menarik karena dapat mendorong siswa untuk tetap kreatif dan inovatif.

Metode ini sangat menyenangkan, dan guru akan lebih termotivasi untuk mengajar anak-anak mereka.

"Saya berharap pelatihan gasing ini akan mendorong guru untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif untuk kepentingan anak-anak Indonesia. Teria kasih kepada BRI atas dukungan mereka terhadap kami para guru," katanya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#guru #bri #pelatihan