RADAR BOGOR - Respon yang baik dan antusiasme masyarakat terhadap Produk Power Fund Series (PFS) eksklusif di IPOT Fund, disambut positif PT Indo Premier Sekuritas (IPS).
Ya, hanya satu bulan setelah diluncurkan, PFS sudah mampu menarik lebih dari 5 ribu pengguna.
Dody Mardiansyah selaku Head of IPOT Fund PT Indo Premier Sekuritas mengungkapkan, Power Fund Series merupakan terobosan inovatif di IPOT Fund yang dirancang untuk menghilangkan kelemahan reksa dana serta ETF konvensional.
Menurut dia, produk ini menghadirkan kombinasi keunggulan yang unik serta menawarkan solusi efektif untuk investor di semua kalangan dengan menciptakan produk baru tanpa kelemahan.
"PFS menawarkan empat keunggulan utama," paparnya di Jakarta, Rabu 14 Agustus 2024.
Pertama, kata dia, transparansi portofolio sebesar 100 persen.
Lebih lanjut ia mengatakan, PFS memungkinkan investor dapat melihat komposisi portofolio secara lengkap serta transparan setiap hari.
Berbeda, sambung dia, dengan reksa dana yang hanya memperlihatkan top 10 underlying.
Kedua adalah Real-time Pricing.
Nah, PFS memberikan fleksibilitas bagi investor untuk bertransaksi langsung di harga real-time tanpa penundaan.
Tentunya, berbeda dengan reksa dana konvensional yang harganya hanya baru didapatkan di akhir hari.
Ketiga yakni Multi Opsi Transaksi.
PFS menyajikan pilihan transaksi selama jam bursa mengikuti harga real-time maupun di akhir hari dengan minimum transaksi terjangkau per unit mulai dari Rp1.000.
Keempat, pencairan dana pasti dalam dua Hari.
Ia menambahkan, PFS menjamin pencairan dana dalam waktu 2 hari kerja, jauh lebih cepat daripada reksa dana konvensional.
Menurut dia, dengan mengusung 4 keunggulan utama tersebut maka PFS banyak diburu investor.
Ia mengatakan, PT Indo Premier Sekuritas berkomitmen untuk memberikan kesempatan investasi yang setara bagi semua orang, tanpa memandang latar belakang atau status sosial.
Dody menjelaskan, Power Fund Series merupakan wujud nyata dari komitmen menciptakan keadilan sosial dan kesempatan yang sama bagi seluruh investor.
Ia menegaskan, Investor bisa memperoleh harga terbaik dengan minimum beli Rp1.000. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim