Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Program Zero Waste to Landfill BRI : Aksi Nyata BRI menuju Zero Emission 2050

Yosep Awaludin • Rabu, 21 Agustus 2024 | 09:42 WIB
BRI meluncurkan program inovatif Zero Waste to Landfill
BRI meluncurkan program inovatif Zero Waste to Landfill

RADAR BOGOR—BRI meluncurkan program inovatif Zero Waste to Landfill yang melibatkan kerja sama antar stakeholder sebagai bagian dari komitmennya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Tujuan utama program BRI ini adalah untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuat dan mengelola sampah secara bertanggung jawab, sehingga sampah tidak berakhir di TPA yang semakin terbatas.

Menurut A. Solichin Lutfiyanto, Direktur Kepatuhan BRI, BRI membangun budaya keberlanjutan dengan meningkatkan kesadaran dan keterampilan pekerja tentang dampak sampah.

Solichin menyatakan bahwa BRI secara aktif memberikan edukasi kepada karyawannya tentang efek negatif dari sampah yang tidak dikelola dengan baik.

"Melalui peran Tim Hijau di unit kerja BRI, karyawan diajak untuk memahami berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik (sisa makanan dan dedaunan), anorganik (kertas, plastik, gelas, logam), dan residu (pembalut, puntung rokok, dan styrofoam)," katanya.

Menurutnya, Tim Green BRI berfungsi sebagai role model dan akselerator dalam penerapan gaya hidup berkelanjutan di lingkungan perusahaan, baik di dalam maupun di luar perusahaan.

Jaringan Tim Hijau BRI tersebar di seluruh wilayah operasional BRI hingga Kantor Regional (RO). Kegiatannya mencakup pendidikan dan kampanye tentang masalah keberlanjutan (lingkungan, sosial, dan tata kelola).

BRI menerapkan sistem segregasi sampah di lingkungan perusahaan untuk mendukung program edukasi.

Ini dimulai di Gedung Kantor Pusat BRI Sudirman dan Gedung TSI BRI Ragunan. Sistem ini membagi sampah ke tempat pembuangan sesuai dengan jenisnya (organik, anorganik, dan residu).

Dengan memilah sampah dari sumbernya, sampah dapat dikelola secara terpisah, sehingga proses daur ulang menjadi lebih mudah dan tidak ada sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

BRI juga menyediakan mesin reverse vending machine (RVM) di Menara BRILiaN dan gedung Kantor Pusat BRI untuk mendorong pekerja untuk mengikuti program Zero Waste to Landfill.

Pekerja yang membuang botol plastik di mesin ini akan menerima poin reward yang dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik.

Selama tahap awal implementasi, di bulan Juli 2024, RVM telah mengumpulkan lebih dari 3700 botol plastik bekas, yang memiliki kapasitas untuk mengurangi emisi sebesar 367 kg CO2e. Ini menunjukkan semangat pekerja terhadap kebijakan lingkungan.

Partnership dalam Pengelolaan Sampah

Untuk memajukan Program Zero Waste to Landfill BRI, semua pihak harus bekerja sama. BRI secara strategis bekerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki pengalaman dan fasilitas dalam pengelolaan sampah untuk memastikan bahwa semua jenis sampah, termasuk kertas, plastik, organik, dan lainnya, dikelola dengan baik dan tidak berakhir di TPA.

Program Zero Waste to Landfill yang dijalankan di Kantor Pusat BRI dan gedung TSI BRI telah berhasil mengurangi sampah di TPA menjadi 50 ton setiap bulannya pada tahun 2023. Sampah terdaur ulang total sebesar 591 ton dan dapat mengurangi emisi CO2e sebesar 441 ton.

Sampah organik perusahaan, termasuk sisa makanan pekerja dan sisa dedaunan, diproses menjadi produk maggot dan kompos. Produk maggot perusahaan mencapai lima ton dan produk kompos mencapai empat puluh ton.

Selain itu, BRI berhasil mendaur ulang 109 ton sampah plastik dan 72 ton sampah kertas. Selain itu, melalui kerja sama ini, BRI dapat mengubah 350 ton sampah menjadi sumber energi terbarukan dengan menggunakan teknologi bahan bakar sampah yang berasal dari sampah (RDF). (***)

Editor : Yosep Awaludin
#program #bri #zero waste