Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

XL Axiata Dorong Pemerintah Soal Kebijakan Beban Regulasi, Ini Alasannya

Omer Ritonga • Senin, 28 Oktober 2024 | 21:41 WIB

 

Chief Corporate Affiars XL Axiata, Marwan O Baasir
Chief Corporate Affiars XL Axiata, Marwan O Baasir

RADAR BOGOR – Bersiap hadapi tantangan bisnis, XL Axiata harap pemerintah memperhatikan beban regulasi yang saat ini dibebankan kepada industri telekomunikasi.

Hal itu disampaikan Chief Corporate Affiars XL Axiata, Marwan O Baasir, yang menyebut bahwa beban regulasi, juga Rasio biaya Hak Penggunaan Frekuensi (BHP) terhadap pendapatan kotor operator telah mencapai 13-14 persen, melebihi batas wajar yang ideal 5-10 persen.

XL Axiata juga mendorong pemerintah untuk menggelar lelang spektrum yang cocok untuk jaringan 4G dan 5G. 

XL Axiata memandang, harga awal yang minim dan penerapan faktor pengurang dalam regulasi akan membantu memastikan kelayakan ekonomis bisnis operator, serta mendorong pengembangan jaringan, termasuk di wilayah pelosok.

Karena itu, XL Axiata juga menekankan pentingnya kolaborasi yang sinergis antara pemerintah dan operator dalam membangun jaringan di lokasi yang menjadi kewajiban pemenang lelang frekuensi.

Selain itu, tantangan lain yang telah hadir di depan mata adalah mengenai, pertama, maraknya praktik penjualan kembali layanan internet ilegal (RT/RW Net), XL Axiata menyoroti dampak negatif praktik ini yang selain merugikan pelanggan, juga merugikan operator, dan pemerintah.

Praktik ini mengabaikan kewajiban pembayaran BHP frekuensi, mengakibatkan harga layanan internet menjadi tidak sehat, dan berpotensi mengancam keamanan data pelanggan.

Untuk itu, pemerintah perlu segera melakukan pengaturan dan penertiban terhadap praktik ini secara menyeluruh dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang terkait.

 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#xl axiata #bisnis #telekomunikasi