Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Beberapa Upaya Dilakukan BRI untuk Meningkatkan Keamanan Siber Dalam Rangka Melindungi Data Nasabah

Yosep Awaludin • Jumat, 3 Januari 2025 | 07:13 WIB
Arga M. Nugraha, Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, memberikan presentasi pada Microsoft Build: AI Day Jakarta pada 30 April 2024 lalu.
Arga M. Nugraha, Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, memberikan presentasi pada Microsoft Build: AI Day Jakarta pada 30 April 2024 lalu.

RADAR BOGOR—PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, juga dikenal sebagai BRI, menyatakan bahwa masalah serangan ransomware yang sempat beredar tidak berdasar dan pihak berwenang telah membantahnya.

Setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aplikasi, jaringan, dan sistem keamanan BRI, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tidak menemukan ransomware atau pelanggaran keamanan data lainnya yang diduga.

Selain itu, BSSN telah memastikan sistem keamanan BRI, dan tidak ada gangguan yang memengaruhi layanan perbankan atau data pelanggan.

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa hasil asesmen tidak menunjukkan serangan ransomware.

Selain itu, BSSN telah memastikan keamanan sistem BRI, dan tidak ada gangguan yang memengaruhi layanan perbankan atau data pelanggan.

BRI memiliki strategi untuk menjaga data pelanggan, kata Arga M. Nugraha, Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI.

Arga menyatakan bahwa beberapa tindakan yang diambil oleh perusahaan termasuk penerapan keamanan digital terbaru.

"Kemudian, pengembangan aplikasi yang terintegrasi dengan praktik keamanan (DevSecOps practices), pemantauan keamanan TI yang konsisten dan real-time, penanganan proaktif terhadap masalah keamanan (vulnerability management), dan pembentukan Tim Tanggap Insiden Keamanan Komputer yang tersertifikasi oleh BSSN," jelasnya.

Sebagai dasar untuk pengembangan keamanan digitalnya, BRI menerapkan framework keamanan cyber berbasis NIST (National Institute of Standards and Technology) dan menerapkan keamanan end-to-end di semua layanan perbankan digitalnya.

Argus menyatakan bahwa BRI akan terus memperkuat keamanan digital dan meningkatkan pencegahan serangan siber.

Ia menyatakan bahwa hal ini termasuk alokasi sumber daya utama kami untuk penguatan dan pengembangan keamanan digital, yang meliputi aspek teknologi, proses, dan manusia.

Sebagai dasar untuk pengembangan keamanan digitalnya, BRI menerapkan framework keamanan cyber berbasis NIST (National Institute of Standards and Technology) dan menerapkan keamanan end-to-end di semua layanan perbankan digitalnya.

Menurut Argus, BRI berusaha melindungi data dan dana nasabah dengan cara terbaik dan mempertahankan kepercayaan masyarakat. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bri #keamanan siber #nasabah