Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Long Weekend Isra Mi'raj dan Imlek 2025, Okupansi Hotel di Kota Bogor Capai 90 Persen, Tingkat Lama Tinggal Masih Rendah

Omer Ritonga • Senin, 3 Februari 2025 | 10:27 WIB
Savero Style Bogor, salah satu hotel di Kota Bogor dengan okupansi capai 90 persen.
Savero Style Bogor, salah satu hotel di Kota Bogor dengan okupansi capai 90 persen.

RADAR BOGOR - Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Bogor Raya dan PHRl Kota Bogor, mencatat okupansi penginapan di Bogor hampir penuh selama long weekend Isra Mi'raj dan Imlek 2025.

Tingkat keterisian hunian di Kota Bogor itu lebih tinggi dibanding dengan periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2025.

Ketua IHGMA Bogor Raya, Sri Endah menyebut rata-rata tingkat keterisian hunian penginapan hotel dan villa di Kota Bogor sekitar 80-90 persen.

Tingginya tingkat keterisian hunian tersebut pun melebihi capaian pada libur Nataru 2025 yang hanya mencapai 50-70 persen.

"Selama long weekend, beberapa hotel tingkat keterisian hunian mencapai 100 persen. Rata-rata hunian itu 90 persen, hampir full," ujar Sri Endah.

Dia menilai kunjungan wisatawan ke Bogor masih berpusat di destinasi wisata di kuliner dan kunjungan ke Kebun Raya Bogor.

Karena itu, tingkat keterisian hunian di sekitar wilayah yang tidak terlalu jauh dari pusat kuliner dan tempat wisata Bogor cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain.

Dia pun berharap tingkat keterisian hunian tersebut dapat berlangsung pada akhir pekan dan pada libur Lebaran mendatang.

Selama long weekend, Endah menyebut banyak yang menwarkan berbagai paket menginap, baik kamar hotel maupun dari F & B.

Endah mengimbau kepada manajemen hotel yang ada di Bogor dapat menyesuaikan harga dan layanan yang diberikan, sebagai salah satu hal untuk menarik tamu. Harga dan peningkatan fasilitas serta layanan harus disesuaikan.

Dia pun mengimbau agar manajemen hotel menerapkan pelayanan prima kepada wisatawan agar kenyamanan wisatawan dapat terjaga.

Lebih lanjut, menurut Endah meski tingkat keterisian hunian tinggi, lama tinggal wisatawan (length of stay) selama long weekend tidak terlalu tinggi. Wisatawan masih menginap di Kota Bogor selama 2 hari satu malam.

Dia pun berharap agar lama tinggal wisatawan di Bogor tahun ini dapat meningkat. Dia mendorong agar Pemkot Bogor menggencarkan promosi dan kerjasama dengan pelaku pariwisata lain untuk mempromosikan potensi wisata di Kota Bogor. (mer)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #long weekend #okupansi hotel