RADAR BOGOR – BRI bersama Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Bogor Barat menggelar bersih-bersih sungai serta penebaran benih ikan di Situ Gede, Jumat (21/2/2025). Ini adalah upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Micro Business Head Area Manager BRI Jakarta 2, Setyo Agung Yulianto mengatakan pembersihan area Situ Gede adalah komitmen menjaga dan meningkatkan kebersihan. Lalu penebaran benih ikan sebagai simbol keberlanjutan lingkungan dan ekonomi.
Dia bersama tim BRI dan Komaryati Diat Anggerawati Regional Micro Banking Head Regional Office Jakarta 2 turun langsung terlibat dalam pembersihan dan tabur benih ikan.
“Jika ikan-ikan ini bisa bertahan, maka ini menjadi tanda bahwa upaya kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru,” ungkap Setyo.
Kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menjadikan Situ Gede sebagai pusat aktivitas UMKM. Apalagi bulan Ramadhan, kawasan ini menjadi lokasi ngabuburit yang menarik bagi masyarakat.
"Sinergi antara BRI, pemerintah kecamatan, dan elemen masyarakat diharapkan terus terjalin. Sehingga kebersihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat terwujud secara berkelanjutan," jelasnya.
Mereka telah memiliki perjanjian kerja sama antara BRI dan Pemcam Bogor Barat terkait pengembangan UMKM. BRI akan membantu UMKM di setiap kelurahan untuk naik kelas.
"Kami akan memberikan pendampingan berupa edukasi, pemberdayaan, hingga akses permodalan,” katanya.
Kerjasama ini juga melibatkan sejumlah pihak lain, seperti BUMN Antam dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Bogor Barat.
“Potensi luar biasa seperti hutan lindung dan gunung yang indah di kawasan ini, kami optimis Bogor Barat dapat menjadi pusat UMKM sekaligus destinasi wisata unggulan,” lanjutnya.
Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan sampah di kawasan Situ Gede. Terutama dari kunjungan akhir pekan yang dapat mencapai 2.000 hingga 3.000 orang.
“Kami melakukan gerakan kebersihan dengan memungut sampah. Walaupun tidak bisa 100 persen bersih, langkah ini sangat membantu mengurangi sampah yang menumpuk,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 200 peserta, termasuk jajaran pemerintah kecamatan, lurah, RTRW, Karang Taruna, Pokdarwis, dan tim dari BRI. Ke depan, Dudi berharap program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI dapat diarahkan ke pengembangan UMKM di kawasan ini.
“Kami memohon adanya bimbingan edukasi untuk pelaku UMKM agar mereka bisa naik kelas, bantuan pemasaran melalui aplikasi BRI, pendampingan pembuatan izin NIB, serta dukungan permodalan,” ujarnya.(uma)
Editor : Eka Rahmawati