Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ekonomi Mulai Membaik di 2025, Epson Indonesia Optimistis Bisa Capai Pertumbuhan 13 Persen

Yosep Awaludin • Sabtu, 22 Februari 2025 | 12:59 WIB
Epson Indonesia optimis 2025 capai pertumbuhan 13 persen.
Epson Indonesia optimis 2025 capai pertumbuhan 13 persen.

RADAR BOGOR—Kondisi perekonomian Indonesia yang mulai membaik, membuat Epson Indonesia optimis bisa mencapai pertumbuhan 13% di tahun 2025.

Selain pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan permintaan produk bersertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), keyakinan Epson Indonesia ini berdampak positif pada kinerja perusahaan.

Menurut Ng Ngee Khiang, Managing Director Epson Indonesia, printer masih menjadi komponen utama penjualan Epson pada tahun fiskal 2024 dengan kontribusi sebesar 77%.

"Hal itu diikuti oleh Visual Instrument (proyektor) sebesar 17%, Commercial and Industry (C&I) sebesar 6%, dan Robotic memberikan kontribusi yang paling kecil sebesar 0.1%," tuturnya.

Ng Ngee Khiang menjelaskan bahwa Epson Indonesia berhasil meningkatkan profitabilitasnya melalui strategi pengendalian biaya dan kombinasi aktivitas dan komunikasi perusahaan, meskipun perusahaan sempat terkoreksi hingga 29% karena pandemi Covid-19.

Menurut data perusahaan, penjualan Epson Indonesia akan meningkat 13% pada tahun 2024. Ng Ngee Khiang menyatakan bahwa pertumbuhan penjualan Epson Indonesia kembali ke masa sebelum pandemi di tahun 2022, dan ekspetasi kami akan tumbuh sebesar 13% pada tahun 2024.

Dengan pangsa pasar 68%, printer ink tank tetap menjadi produk yang paling dicari oleh pelanggan Epson Indonesia.

Epson masih memegang pangsa pasar nomor satu untuk proyektor, dengan 64% di Q2 2024, dan Dot Matrix masih memegang 98%.

Sebaliknya, Ng Ngee Khiang menyatakan bahwa seiring dengan peningkatan adopsi digitalisasi di sektor pemerintahan dan bisnis, pangsa pasar scanner Epson terus meningkat.

"Epson terus mempertahankan pangsa pasar nomor satu untuk scanner. Mulai dari 2019 sebesar 26%, lalu 31% di 2020, 37% di 2021, 40% di 2022, dan terakhir adalah 56% di 2023," katanya.

Pada kesempatan Media Gathering, Nolly Dhanurendra, Head of Brand & Communication, menyatakan bahwa media memainkan peran penting dalam kemajuan Epson.

Nolly menyatakan bahwa, sesuai dengan tema pertemuan "Line Up", media berfungsi sebagai mitra dalam menyampaikan pesan kami kepada lebih banyak audiens.

"Dengan demikian, mari kita maju ke langkah berikutnya untuk menciptakan peluang yang lebih besar, koneksi yang lebih kuat, dan kolaborasi yang lebih signifikan,* katanya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #ekonomi nasional #epson indonesia