RADAR BOGOR—bank bjb menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) untuk menunjukkan komitmennya untuk mendukung sektor pendidikan tinggi di Indonesia.
Acara yang berlangsung di Bali itu, dihadiri Nancy Adistyasari, Direktur Komersial dan UMKM bank bjb, bersama dengan jajaran pimpinan bank bjb dan Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., bersama dengan anggota stafnya.
Tujuan kerja sama antara bank bjb dan UNS ini adalah untuk meningkatkan kerja sama antara dunia perbankan dan dunia akademik, terutama dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Diharapkan dengan MoU ini, kedua pihak dapat mengembangkan program yang bermanfaat bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Universitas Sebelas Maret berdiri sejak tahun 1976 dengan tujuan untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang unggul di tingkat internasional, berlandaskan pada nilai budaya nasional.
UNS memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa dengan 14 fakultas, 1 sekolah vokasi, dan 1 Pascasarjana dengan jumlah mahasiswa lebih dari 40.000.
bank bjb ingin menunjukkan dukungannya terhadap pendidikan tinggi di Indonesia melalui sinergitas ini. Ini adalah langkah penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju dan berdaya saing.
Rektor Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., menyambut baik kerja sama ini dan berharap bank bjb membantu mengembangkan kampus.
UNS melihat potensi besar dalam kerja sama ini, baik dari segi akademik maupun operasional.
Dengan dukungan dari bank bjb, UNS dapat lebih fokus pada meningkatkan pendidikan dan penelitian di UNS.
Salah satu keuntungan utama dari kolaborasi ini adalah pemanfaatan layanan dan produk perbankan bank bjb yang dibuat khusus untuk industri pendidikan.
UNS akan memiliki lebih banyak kemudahan dalam mengelola keuangan kampusnya dengan produk seperti EduPay dan Virtual Account.
Selain itu, bank bjb menawarkan kesempatan untuk bekerja sama dalam pengelolaan dana pihak ketiga, tabungan siswa, dan kredit untuk guru dan dosen.
Dengan ribuan dosen dan lebih dari 40.000 mahasiswa, kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan inklusi keuangan di lingkungan akademik.
Selain itu, kerja sama ini mencakup pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur kampus untuk memperbarui dan memperluas proyek akademik.
Untuk mendukung kemajuan UNS sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) yang unggul, bank bjb siap menawarkan solusi keuangan yang inovatif.
Selain itu, bank bjb memiliki rencana untuk membangun program kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat dengan UNS.
Kedua pihak dapat menciptakan program yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan masyarakat lokal dengan menggunakan jaringan dan kemampuan masing-masing.
bank bjb dan UNS akan menindaklanjuti MoU ini dengan perjanjian kerja sama yang lebih rinci di berbagai bidang, seperti digitalisasi layanan pendidikan dan meningkatkan literasi keuangan mahasiswa. Ini adalah bukti komitmen lanjutan mereka.
bank bjb terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan institusi pendidikan tinggi di Indonesia.
Dengan menjalin kemitraan strategis seperti ini, bank bjb tidak hanya menawarkan layanan perbankan yang inovatif, tetapi juga membantu membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing.
bank bjb dan UNS berharap dapat bekerja sama untuk menciptakan sinergi yang bermanfaat bagi seluruh civitas akademika dan masyarakat secara keseluruhan.
MoU ini menjadi langkah awal menuju hubungan yang lebih erat dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak dengan berbagai peluang kolaborasi yang tersedia.
Selain itu, kerja sama ini sejalan dengan Visi dan Misi UNS untuk menjadi pusat pengembangan seni, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang unggul di tingkat global.
bank bjb berkomitmen untuk mendukung UNS dalam mewujudkan visinya sebagai lembaga pendidikan terkemuka di Indonesia melalui berbagai layanan keuangan.
Diharapkan dengan MoU ini akan terjadi kerja sama jangka panjang yang akan memperkuat sektor pendidikan dan membuka peluang lebih luas untuk pengembangan dan inovasi sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. (***)
Editor : Yosep Awaludin