Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

BRI Grow and Green Tingkatkan Kesadaran Menjaga Kelestarian Ekosistem Laut dan Pendapatan Nelayan

Yosep Awaludin • Selasa, 25 Februari 2025 | 13:37 WIB
Kegiatan BRI Grow and Green di Pulau Maratua Kaltim.
Kegiatan BRI Grow and Green di Pulau Maratua Kaltim.

RADAR BOGOR—Masyarakat Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, hidup dari nelayan. Ekosistem terumbu karang yang lestari membantu mereka hidup lebih baik.

Di Laut Maratua, terumbu karang tidak tumbuh secara alami saja; para pelestari lingkungan rajin melakukan transplantasi terumbu karang.

Salah satunya adalah Kelompok Maratua Peduli Lingkungan (MPL), yang bekerja sama dengan Yayasan Ekonomi Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia (YEKHALI) dan BRI melalui program BRI Peduli.

Sejak bekerja sama dengan program BRI Peduli dalam BRI Menanam—Grow & Green Tranplantasi Terumbu Karang pada tahun 2023, penduduk Pulau Maratua secara bertahap merasakan manfaat dari inisiatif transplantasi terumbu karang.

Tingkat tahan hidup terumbu karang mencapai 97%, dengan area transplantasi total 0,1458 ha (1.458 meter persegi) atau 350 meter persegi. Pada Januari 2025, rata-rata pertumbuhan terumbu karang 0,2–2,4 cm per tahun.

Muhammad Ilyas, Ketua Maratua Peduli Lingkungan, mengatakan bahwa selama program transplatasi, semua bagian karang yang mati telah diganti, sehingga persentase karang hidup saat ini adalah seratus persen.

Program ini telah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan terumbu karang dan lingkungan laut, bersama dengan upaya pemulihan dan tranplantasi yang dilakukan.

Pada akhirnya, transplantasi terumbu karang dapat membantu masyarakat lebih terlibat dalam konservasi dan melestarikan terumbu karang.

Menurutnya, transplantasi terumbu karang membantu mengurangi erosi pantai dengan meningkatkan kemampuan terumbu karang untuk menyerap gelombang dan arus laut, selain meningkatkan kualitas air laut karena kemampuan terumbu karang untuk menyerap nutrien dan polutan yang berlebihan.

Ia juga mengatakan bahwa dengan meningkatkan populasi ikan dan biota laut lainnya, program ini meningkatkan pendapatan nelayan.

Nelayan meningkatkan ekonomi masyarakat dengan menangkap lebih banyak ikan, meningkatkan populasi ikan.

Namun, menurut Dian Perdana, pendamping Yayasan Ekonomi Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia (YEKHALI), BRI Menanam – Grow & Green telah membantu meningkatkan tutupan ekosistem terumbu karang Pulau Maratua, meningkatkan kapasitas kelompok, dan menawarkan pilihan lokasi snorkling tambahan.

Dengan demikian, ini berdampak pada ekonomi masyarakat Pulau Maratua. Pada akhirnya, transplantasi terumbu karang juga dapat meningkatkan pariwisata Pulau Maratua dengan meningkatkan keindahan dan keragaman terumbu karang.

"Kawasan tranplantasi tersubut juga telah menarik perhatian wisatawan sebagai tempat alternatif untuk snorkeling, memberikan potensi besar untuk pengembangan ekowisata di Pulau Maratua," tuturnya.

Program ini juga melibatkan kelompok masyarakat yang turut berperan aktif dalam pelestarian dan pemantauan ekosistem laut.

Pada acara Kompas 100 Outlook pada 17 Februari 2025, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan komitmen BRI untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG dalam setiap aspek operasionalnya untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi sejalan dengan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan pelestarian lingkungan ini selaras dengan napa tersebut. Program BRI Menanam - Grow & Green yang terus berjalan di Pulau Maratua menjadi contoh nyata penerapan prinsip ESG tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Perubahan iklim yang berujung pada kenaikan suhu global dalam beberapa dekade ini menuntut aksi nyata perusahaan dalam menjaga alam.

"Sebagai informasi, BRI Menanam - Grow & Green di Pulau Maratua merupakan bagian dari Program "Grow & Green Coral Reef," ujarnya.

Program ini melibatkan transplantasi terumbu karang untuk meningkatkan tutupan terumbu karang, menjaga biodiversitas laut, dan meningkatkan ekosistem.

Sejak dimulai pada tahun 2022–2023, program ini telah mentransplantasi 2.430 bagian terumbu karang di area 1.458 meter persegi. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bri #lingkungan #Pulau maratua