RADAR BOGOR - Presiden Prabowo Subianto meresmikan dua bank emas pertama di Indonesia, yaitu PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI). Dua anak PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Peremian layanan bank emas Pegadaian dan BSI, tentu membuat kinerja BRI terus meningkat, akibat bertambahnya pendapatan baru.
Hal itu pun diungkap Direktur Utama BRI Sunarso. Menurutnya bank emas atau bullion services sangat penting bagi pertumbuhan BRI.
"Ini menjadi sumber pertumbuhan baru yang sangat signifikan," tegas Sunarso.
Dia pun memberikan contoh transaksi emas Pegadaian jika melalui aplikasi BRI bernama BRImo.
Dari transaksi tersebut, bank yang berada di warga pedalaman bisa meraih pendapatan atau komisi yang lebih tinggi.
Di sisi lain, Sunarso bilang pihaknya bisa juga mendapat pendapatan dari laba Pegadaian. Di mana, itu turut mendukung pertumbuhan kinerja di BRI.
Dalam hal ini, ia mencontohkan setiap harinya Pegadaian bisa menghimpun emas dari nasabah rata-rata per hari mencapai 90 ton.
Oleh karenanya, dengan adanya bank emas ini, hal tersebut bisa meningkat.
Di tempat yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga sangat optimis bahwa banyak lapangan pekerjaan dari peresmian bank emas Pegadaian dan BSI tersebut.
"Kita harapkan bahwa ini akan meningkatkan produk domestik bruto kita kalau tidak salah bisa menambah Rp 245 triliun, kemudian akan membuka lapangan kerja baru 1,8 juta," kata Prabowo dalam peresmian layanan bank emas di The Gade Tower, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025).
Dengan adanya layanan bank emas, Prabowo berharap pengolahan emas dari hulu ke hilir akan lebih optimal di dalam negeri. Selain itu, Prabowo mengatakan bank emas akan menghemat devisa negara dan pengendalian stabilitas moneter.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga