Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gayaniq, UMKM Bogor dengan Khas Wastra Nusantara

Omer Ritonga • Jumat, 7 Maret 2025 | 14:58 WIB
Salah satu produk Gayaniq yang merupakan UMKM Bogor dengan khas Wastra Nusantara.
Salah satu produk Gayaniq yang merupakan UMKM Bogor dengan khas Wastra Nusantara.

RADAR BOGOR - Gayaniq merupakan salah satu UMKM yang berasal dari Bogor dengan khas Wastra Nusantara.

Tenun dan batik kerap menjadi sumber inspirasi yang digunakan baik sebagai material utama maupun sekadar diadopsi motifnya ke dalam karya busana serta dapat mengangkat wastra Nusantara agar masyarakat tetap menyadari keberadaannya.

UMKM Bogor yang merawat dan terus melestarikan wastra nusantara melalui berbagai karya cukup banya. Di antaranya lewat fashion.

Para desainer dengan gencar menyajikan karya-karya terbaru dan dari banyaknya para pelaku industri fashion dengan wastra nusantara salah satunya Meita Lalandos.

Wanita juga istri prajurit ini memproduksi dengan brand Gayaniq yang sudah cukup lama dan mengeluarkan beragam busana wanita.

"Banyak jenis. Cuma lebih banyak pilihan outer, dengan banyak model," terang Meita Lalandos kepada Radar Bogor saat ditemui di Galeri Gayaniq, Perumahan Johar Grande.

Tak hanya jenis outer, tersedia juga blazer atau jas, rompi dan masih ada jenis lain. Ukuran sendiri juga lengkap.

Ia lebih meprioritaskan outer untuk memberikan membedakan Gayaniq dengan brand lain.

Menurut Meita dengan memiliki kekhasasn, konsumen akan terus mengingat. Ditambah akan lebih mudah untuk memperkenalkan dan mempromosikan Gayaniq pada masyarakat.

Meita mengaku untuk koleksi Gayaniq hingga saat mesih banyak menggunakan kain tenun Jepara.

"Kombinasi kain tenun Jepara dan daerah lain. Cuma kami memang masih banyak pakai kain tenun Jepara, 70 banding 30 lah," jelas Meita.

Meita juga lebih banyak mengunakan kain tenun Jepara karena menyesuaikan pasar atau konsumen.

Harga kain tenun Jepara tidak mahal, hingga biaya dikeluarkan untul produksi juga tidak besar dan harga jual bisa lebih terjangkau dan masuk ke semua kalangan. Harga dibanderol mulai dari Rp300 ribu sampai Rp600 ribu.

Setiap produk karya Gayaniq untuk satu motif tidak banyak atau terbatas.

"Tiap motif limited edition. Model bisa sama tapi motif terbatas," jelas ibu tiga anak ini.

Selain model dan motif, pilihan warna juga sangat banyak. Untuk pemasaran, selain penjualan di galeri Gayaniq juga ada di galeri Dekranasda Botani Square dan Jalan Binamarga, serta mengikuti berbagai bazar, event lokal, dan nasional termasuk melalui e-commerce dan media sosial.

Meitq berharap Gayaniq bisa terus berkembang, tak hanya pasar Bogor dan nasional, juga mancanegara. (mer)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #umkm #wastra nusantara #Gayaniq