Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wow Harga Emas USD 3.050 Per Troy Ons Jadi Titik Krusial Perpanjang Reli

Siti Dewi Yanti • Kamis, 20 Maret 2025 | 06:17 WIB
Ilustrasi Harga emas Antam
Ilustrasi Harga emas Antam

RADAR BOGOR - Harga emas belum terbendung. Di level global, logam mulia melajut di atas USD 3 ribu per troy ons.

Sedangkan di dalam negeri, emas Antam mendekati Rp 1,8 juta per gram.

Selain faktor geopolitik, melemahnya IHSG juga menjadi penguat minat beli emas di tanah air.

Analis Dupoin Indonesia Andy Nugraha menjelaskan, harga emas melanjutkan reli kuatnya setelah menembus level psikologis USD 3.000.

Pada Selasa, komoditas itu kembali mencetak rekor tertinggi di USD 3.038.

''Pergerakan bullish ini didorong oleh ketidakpastian terkait tarif timbal balik yang akan diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sampai Rabu pagi (19/3), XAU/USD masih bertahan di kisaran USD 3.028,” ucapnya.

Dari sisi teknis, pola candlestick dan indikator moving average mengindikasikan bahwa tren bullish masih dominan.

Proyeksi teknikal menunjukkan bahwa emas berpotensi naik hingga level USD 3.050 sebagai target resistance terdekat.

Kalaupun harus terjadi koreksi teknikal, harga dapat mengalami penurunan menuju level support di USD 3.006 sebelum menentukan arah selanjutnya.

Di sisi fundamental, lanjut dia, ketegangan geopolitik menjadi faktor utama yang mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven.

Konflik antara Israel dan Hamas yang kembali memanas menimbulkan ketidakpastian.

Hal itu meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai perlindungan dari risiko global.

Selain faktor geopolitik, perkembangan ekonomi Amerika Serikat (AS) turut mempengaruhi pergerakan harga emas.

Data terbaru menunjukkan bahwa produksi industri AS naik 0,7 persen pada Februari.

Angka itu jauh melampaui ekspektasi 0,2 persen.

Namun, sektor perumahan menunjukkan data yang beragam.

Seperti, izin mendirikan bangunan turun 1,2 persen. Sementara, perumahan baru melonjak 11,2 persen.

“Perbedaan data ini mencerminkan dinamika ekonomi yang kompleks di tengah ekspektasi kebijakan The Fed,” tuturnya.

Dengan kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang menguat, emas masih berpeluang mempertahankan tren kenaikan dalam waktu dekat.

Namun, investor harus tetap waspada terhadap potensi koreksi teknikal yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta dampak dari berita ekonomi dan geopolitik global.

“Level USD 3.050 menjadi titik krusial yang harus ditembus untuk memperpanjang reli emas,” tuturnya

Di Tanah Air , harga logam mulia juga menunjukkan pergerakan luar biasa.

Pada penutupan pasar, situs logammulia.com dari Antam menunjukkan harga tertinggi dengan nilai Rp 1,759 juta.

“Anjloknya IHSG menandakan investor melihat ketidakpastian kondisi ekonomi dalam negeri maupun global. Sehingga, investor memindahkan dana ke instrumen yang risiko rendah seperti emas dan surat berharga negara (SBN),'' ungkap pakar investasi Yossy Imam Candika. (bil/dio)

Editor : Siti Dewi Yanti
#usd #ihsg #antam #emas