Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Masyarakat Kesulitan Tukar Uang Untuk Lebaran, BI Sebut Tidak Ada Jalur Khusus Penukaran Uang Rupiah

Lucky Lukman Nul Hakim • Rabu, 26 Maret 2025 | 03:35 WIB
Lebaran makin dekat, masyarakat sedang kesulitan menukar uang emisi baru.
Lebaran makin dekat, masyarakat sedang kesulitan menukar uang emisi baru.

RADAR BOGOR - Jelang lebaran, saat ini masyarakat sedang kesulitan menukar uang emisi baru.

"Susah, padahal perlu untuk membagikan uang kepada saudara saat lebaran Idul Fitri," jelas Nurul (40) salah satu warga Kota Bogor.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat melakukan penukaran rupiah emisi baru hanya di layanan resmi.

Tidak ada jalur khusus dan memberikan akses khusus bagi para penjual uang.

Sebelumnya, beredar video di media sosial seorang pria yang menawarkan jasa tukar uang.

Postingan itu lantas memicu pertanyaan dan kemarahan netizen.

Sebab, banyak warga yang mengeluhkan kesulitan menukar rupiah emisi baru.

Di dalam video, pria tersebut menyebutkan mempunyai stok pecahan Rp10 ribu sebanyak Rp2 miliar.

"Penukaran uang rupiah melalui mekanisme jual beli di luar layanan resmi Bank Indonesia dan perbankan memiliki risiko bagi masyarakat. Di antaranya, tidak terjamin keasliannya, sulit dipastikan akurasi jumlah, hingga rawan penipuan yang dapat merugikan masyarakat secara finansial," ucap Kepala Departemen Komunikasi (BI) Ramdan Denny Prakoso kepada Jawa Pos, Selasa (25/3).

Dia mengimbau agar masyarakat menurkar rupiah di layanan resmi dan lembaga perbankan.

Hal itu seiring dengan maraknya praktek penukaran uang yang dilakukan di luar kanal resmi. Seperti, di pinggir jalan.

Terkait penukaran uang yang sering diperdagangkan di media sosial, Ramdan menyatakan bahwa praktek tersebut jelas melanggar aturan yang berlaku.

Dia menegaskan bahwa BI tidak memberikan akses khusus bagi pihak-pihak tertentu untuk melakukan penukaran uang di luar prosedur yang telah ditetapkan.

Pada periode Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2025, seluruh kegiatan penukaran uang rupiah akan dilakukan secara transparan melalui sistem Pintar.

“Dengan menggunakan layanan resmi, masyarakat dapat memastikan uang yang ditukar terjamin keasliannya dan menghindari segala risiko yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Deputi Gubernur BI Doni Primanto Joewono mengakui, aplikasi Pintar sempat mengalami down.

Hal itu akibat tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menukarkan uang emisi baru untuk Lebaran.

“Memang trafiknya luar biasa, dan tentunya ada beberapa kendala teknis. Jadi kalau di orang-orang IT itu ada yang namanya DDoS (distributed denial of service),” jelasnya.(han/dio)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #idul fitri #uang #lebaran #penukaran rupiah