Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penurunan Iklan Digital dari Temu dan Shein di Pasar AS Mengguncang Bisnis OTT Meta dan Google

Yosep Awaludin • Sabtu, 19 April 2025 | 08:36 WIB
Ilustrasi iklan digital
Ilustrasi iklan digital

RADAR BOGOR - Dua raksasa e-commerce asal Tiongkok, Temu dan Shein, secara signifikan mengurangi belanja iklan digital mereka di Amerika Serikat, yang diperkirakan akan berdampak besar pada pendapatan perusahaan teknologi seperti Meta dan Google.

Pengurangan iklan digital ini terjadi setelah pemerintah AS menghapus pengecualian tarif untuk pengiriman barang senilai di bawah $800 dari Tiongkok dan Hong Kong, efektif mulai 2 Mei 2025.

Selama beberapa tahun terakhir, Temu dan Shein telah menjadi pengiklan utama di platform digital AS, dengan Temu bahkan menjadi pengiklan terbesar di Meta pada 2023, menghabiskan hampir $2 miliar untuk iklan digital di platform tersebut.

Shein juga termasuk dalam lima pengiklan terbesar di Google pada tahun yang sama. Namun, dengan perubahan kebijakan tarif ini, kedua perusahaan menghadapi peningkatan biaya operasional yang signifikan, mendorong mereka untuk menyesuaikan strategi pemasaran mereka.

Data dari Sensor Tower menunjukkan bahwa antara 31 Maret hingga 13 April 2025, pengeluaran iklan harian Temu di platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, Snap, X, dan YouTube menurun sebesar 31% dibandingkan dengan 30 hari sebelumnya.

Sementara Shein mengalami penurunan sebesar 19% dalam periode yang sama.

Pengurangan belanja iklan ini tidak hanya mempengaruhi platform digital, tetapi juga berdampak pada ekosistem periklanan secara keseluruhan.

Sebelumnya, kehadiran Temu dan Shein telah meningkatkan biaya iklan digital, membuat pesaing seperti Etsy kesulitan bersaing dalam lelang iklan online.

Dengan penurunan belanja iklan dari kedua perusahaan ini, pasar periklanan digital mungkin akan mengalami penyesuaian harga dan strategi.

Selain itu, pengurangan iklan oleh Temu dan Shein juga mempengaruhi strategi pemasaran mereka di AS.

Temu, yang sebelumnya dikenal dengan kampanye iklan besar-besaran termasuk selama Super Bowl, kini harus menyesuaikan pendekatannya untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah meningkatnya biaya

Shein, yang telah aktif memasarkan produknya melalui berbagai platform digital, juga menghadapi tantangan serupa.

Dengan biaya pengiriman yang meningkat dan persaingan yang ketat, perusahaan harus mencari cara baru untuk menjangkau konsumen tanpa mengandalkan belanja iklan yang besar.

Langkah ini juga mencerminkan perubahan dalam strategi bisnis kedua perusahaan. Dengan meningkatnya biaya operasional akibat kebijakan tarif baru, Temu dan Shein mungkin akan lebih fokus pada efisiensi operasional dan peningkatan pengalaman pelanggan untuk mempertahankan loyalitas konsumen.

Bagi Meta dan Google, pengurangan belanja iklan dari Temu dan Shein merupakan tantangan tersendiri.

Kedua perusahaan teknologi ini telah menikmati peningkatan pendapatan dari belanja iklan e-commerce Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir.

Penurunan ini dapat memaksa mereka untuk mencari sumber pendapatan iklan baru atau menyesuaikan strategi mereka untuk mempertahankan pertumbuhan

Namun, beberapa analis percaya bahwa pengurangan ini mungkin bersifat sementara. Jika Temu dan Shein berhasil menyesuaikan model bisnis mereka dan menemukan cara baru untuk menjangkau konsumen AS, mereka mungkin akan kembali meningkatkan belanja iklan di masa depan.

Sementara itu, perusahaan lain di sektor e-commerce dan periklanan digital harus bersiap menghadapi perubahan lanskap ini.

Dengan berkurangnya belanja iklan dari pemain besar seperti Temu dan Shein, peluang mungkin terbuka bagi perusahaan lain untuk meningkatkan visibilitas mereka di platform digital.

Di sisi lain, konsumen mungkin akan merasakan perubahan dalam bentuk penawaran dan promosi yang lebih terbatas dari Temu dan Shein.

Dengan meningkatnya harga produk akibat tarif baru dan berkurangnya kampanye iklan, konsumen mungkin akan mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan belanja mereka.

Secara keseluruhan, pengurangan belanja iklan digital oleh Temu dan Shein menandai perubahan signifikan dalam strategi bisnis e-commerce Tiongkok di pasar AS.

Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan teknologi besar seperti Meta dan Google, tetapi juga oleh konsumen dan pesaing di industri ini.

Ke depan, akan menarik untuk melihat bagaimana Temu dan Shein menyesuaikan strategi mereka untuk tetap kompetitif di pasar AS yang semakin kompleks dan penuh tantangan.

Sementara itu, perusahaan teknologi dan e-commerce lainnya harus siap menghadapi perubahan dinamika pasar ini dan mencari cara baru untuk mempertahankan pertumbuhan dan profitabilitas mereka. (***)

Penulis : Sholihatun Nur Khasanah/Magang - Unpak

Editor : Yosep Awaludin
#teknologi #Iklan Digital #amerika serikat