Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perumahan Geriya Selaras Bogor Launching 2 Cluster Baru, Tipe Rumah Dipoles Lebih Modern dan Kekinian

Muhamad Rifki Fauzan • Sabtu, 26 April 2025 | 14:05 WIB
Perumahan Geriya Selaras Bogor launching dua cluster baru.
Perumahan Geriya Selaras Bogor launching dua cluster baru.

RADAR BOGOR - Perumahan Geriya Selaras Bogor, launching 2 cluster baru pada, Sabtu (26/4/2025). Rumah yang dibangun di lahan tersebut dipoles dengan model lebih modern dan kekinian.

Sebanyak 2 cluster yang dilaunching itu diberi nama Anyelir dan Flamboyan yang memiliki perbedaan pada luas tanah dan bangunannya.

Dengan begitu Perumahan Geriya Selaras Bogor optimis bahwa rumah hasil polesan mereka dapat menjangkau berbagai macam lapisan masyarakat.

Untuk rumah yang ada di cluster Flamboyan memiliki luas bangunan 36 meter dengan luas tanah, 72 meter. Di cluster ini ditargetkan akan ada sebanyak 144 unit rumah.

Sementara untuk rumah di cluster Anyelir memiliki luas bangunan 88 meter dan ada dua lantai yang secara dimensi ini lebih luas ketimbang cluster Flamboyan.

“Kami lepas dengan harga yang cukup terjangkau, di Flamboyan lebih kurang Rp480 juta, sementara Anyelir dijual dengan harga dibawah Rp900 juta,” ujar CEO PT Kesuma Agung Selaras, I Wayan Madik Kesuma.

Pria yang akrab disapa Wayan menjelaskan harga tersebut sudah merupakan hasil riset pasar mereka dan lahan yang dibangun telah melalui proses mitigasi resiko.

Sehingga Wayan merasa optimis bahwa bangunan rumah di 2 cluster tersebut akan ludes terjual. Wayan pun menargetkan paling lambat 2 tahun rumah-rumahnya di Geriya Selaras tersebut sudah diisi oleh pembeli.

“Bahkan sebelum bangunan rumahnya jadi aja sudah ada yang melakukan akad, jadi kami sangat optimis, ditambah saya punya tim yang sangat solid,” terang Wayan pada Radar Bogor.

Untuk memberikan kenyamanan kepada para penduduk di perumahannya, Wayan membeberkan bahwa pihaknya telah mengupgrade pula bebebarap fasilitas umum.

Salah satunya mushola, bangunan ini sudah ada selama lebih kurang 5 tahun di Perumahan Geriya Selaras dan dalam waktu dekat tempat peribadatan ini akan naik tingkat menjadi masjid.

Wayang tidak terlalu khawatir dengan perekonomian Indonesia yang cenderung menurun, sebab menurutnya hal itu bisa diantisipasi dengan rasa keyakinan dan analisis resiko yang tajam.

“Indonesia punya sumber daya yang mumpuni, kami ingin tergolong dalam orang-orang yang penuh optimisme. Kalau semua orang berfikir akan menurun (Ekonomi) maka pasti akan menurun,” tegasnya, Sabtu (26/4/2025).

Wayan berpesan di tengah kemajuan teknologi dan informasi masyarakat diminta untuk tidak terlalu memiliki gaya hidup konsumtif. Bonus demografi disebutnya perlu disikapi secara bersama.(rp1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Perumahan Geriya Selaras