Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kendaraan Niaga Listrik Mulai Banyak Dipakai Perusahaan Logistik, Begini Kelebihannya

Lucky Lukman Nul Hakim • Jumat, 2 Mei 2025 | 05:42 WIB
MAB memamerkan kendaraan di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025.
MAB memamerkan kendaraan di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025.

RADAR BOGOR - Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 menampilkan aplikasi mobilitas ramah lingkungan yang lebih luas.

Lebih dari sekadar alat transportasi penumpang, pelaku industri juga ingin memamerkan bahwa kendaraan berbasis listrik bisa menjadi kendaraan operasional untuk berbisnis.

PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang memamerkan beberapa lini produk di PEVS 2025.

Yang menarik perhatian adalah truk dan pikap listrik.

Direktur Utama PT Mobil Anak Bangsa, Kelik Irwantono menyebutkan, dua kendaraan niaga tersebut dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan pengangkutan logistik dan barang di sektor usaha kecil hingga korporasi besar.

“Untuk truk listrik, MAB memamerkan model MT 8 NF. Truk listrik ini dibekali dengan paket baterai berkapasitas 162,28 kWh dengan motor listrik yang menghasilkan tenaga 217 dk (160 kW) dan torsi puncak yang mencapai 2.100 Nm,” paparnya.

Truk listrik dengan GVW 8.000 kg (8 Ton) itu mampu menempuh jarak total hingga mencapai 150 Km dalam sekali pengisian daya dan kecepatan maksimum sekitar 80 kpj (km/h).

Dalam ajang PEVS 2025, PT MAB dan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (TIKI JNE) juga telah menandatangani perjanjian uji coba truk listrik logistik.

Perseroan akan menyediakan unit truk listrik yang akan digunakan oleh TIKI JNE dalam kegiatan operasional logistik secara terbatas guna mengukur efektivitas, efisiensi operasional, serta dampak lingkungannya.

Sedangkan, DFSK memboyong Gelora E sebagai mobil niaga box BEV pertama yang dijual di Indonesia.

Mobil itu memiliki dimensi panjang 4.500 mm, lebar 1.680 mm, tinggi 2.000 mm, dan hadir dalam dua varian, minibus dan blind van.

Mobil produksi pabrik Cikande, Banten, itu ditopang baterai litium-ion dengan kapasitas 42 kWh dan diklaim sanggup menjangkau jarak tempuh 300 km dengan sekali pengisian daya penuh.

CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus mengatakan, Gelora E telah dipercaya oleh banyak pelaku usaha untuk mendukung mobilitasnya.

”Gelora E ini kita sudah menjalin banyak ikatan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan delivery, antar penumpang, jadi saya harapkan ekonomi lebih baik jadi kita lebih bisa mendukung perkembangan ekonomi,” ucapnya. (agf/dio)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Periklindo Electric Vehicle Show #logistik #listrik #kendaraan #MAB