Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Duta Rizkia Tour and Travel Fokus Digitalisasi dan Siap Ekspansi Nasional, Bangkit Usai Jadi Korban Penipuan Makelar Hotel

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 5 Juni 2025 | 15:50 WIB
Jamaah Dutarizkia Tour & Travel saat naik Kereta Gantung Tour Thaif.
Jamaah Dutarizkia Tour & Travel saat naik Kereta Gantung Tour Thaif.

RADAR BOGOR —  Duta Rizkia Tour and Travel bangkit setelah menjadi korban penipuan makelar hotel saat memberangkatkan lebih dari 300 jamaah umrah ke Tanah Suci pada Ramadan 2025 lalu.

Peristiwa terjadi dalam pelaksanaan Paket Umrah Itikaf, Lailatul Qodar, dan Lebaran di Tanah Suci. Alih-alih menghentikan operasional, biro travel umrah asal Kota Bogor yang sudah memiliki izin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dari Kementerian Agama ini memilih bergerak cepat dan bertanggung jawab penuh demi menjaga kenyamanan jamaah dan kepercayaan publik.

Apa yang dialami berawal saat Dutarizkia menyerahkan pembayaran biaya hotel kepada pihak ketiga, seorang makelar wanita berinisial DLA yang tidak menyampaikan dana iut kepada penyedia hotel.

Penipuan itu membuat perusahaan mengalami kerugian sampai Rp602 juta, tetapi  seluruh kekurangan ditutup langsung dari dana perusahaan agar jamaah tetap bisa menikmati fasilitas sesuai janji.

Direktur Utama Dutarizkia Tour & Travel Suherman mengatakan kerugiannya yang dialami cukup besar yakni sekitar Rp602 juta.

"Tapi semua kami tanggung, jamaah tetap mendapatkan kamar sesuai yang dijanjikan, bahkan tidak memberitahukan kepada jamaah kejadian ini karena kami ingin mereka tetap tenang dan khusyuk dalam menjalankan ibadah," ujar Suherman. 

Kasus Dilaporkan, Naik ke Tahap Penyidikan

Kasus dugaan penipuan sudah dilaporkan ke pihak Polresta Bogor Kota yang akan menaikkan kasus itu ke tahap penyidikan.

Kasus tersebut  sempat mencuat sehingga pelaku sempat menghubungi dan memberitahukan akan bertanggung jawab mengembalikannya, tetapi sampai saat ini janjinya belum dipenuhi.

“Ini ujian kesabaran bagi kami, kami percaya ini adalah bentuk kasih sayang dari Allah agar kami lebih hati-hati ke depannya dan naik kelas. Kami jadikan ini pelajaran besar,” ungkap Suherman.

Digitalisasi Total untuk Keamanan Transaksi

Sebagai bagian dari langkah pemulihan dan peningkatan layanan, Dutarizkia melakukan evaluasi internal dan meluncurkan platform digital terintegrasi.

Platform tersebut memungkinkan pengguna atau calon jamaah bisa bertransaksi secara online (B2C) dengan informasi memilih paket umrahnya mudah, booking sampai bayar bisa dilakukan secara online langsung tapa harus datang ke kantor Travel.

"Kami juga menghadirkan platform digital yang diperuntukan buat Mitra Pengusaha Travel agar bisa melakukan transaksi dengan aman dalam satu sistem terpadu, mulai dari pembelian tiket pesawat, pemesanan hotel, visa umrah, hingga layanan Land Arrangement (LA)," jelasnya.

Pihaknya juga  menghadirkan sistem terverifikasi, transparan, dan efisien. Mitra hotel dan penyedia layanan sudah diverifikasi.

"Pembayaran dilakukan langsung lewat aplikasi sehingga lebih aman dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Suherman.

Langkah tersebut menurut Suherman juga sebagai upaya Dutarizkia untuk mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga yang tidak kredibel dan berisiko merugikan jamaah dan perusahaan.

Perluas Jaringan, Ajak Investor dan Mitra Travel Lokal

Selain itu dalam upaya memperkuat posisi sebagai travel umrah terpercaya berbasis digital, Dutarizkia Travel kini memperluas jaringan kemitraan dengan membentuk lebih banyak kantor cabang dan agen resmi di berbagai kota di Indonesia.

Perusahaan juga membuka peluang kemitraan strategis dengan investor yang memiliki visi serupa dalam pengembangan industri travel umrah yang amanah dan berkelanjutan.

“Sinergi dan kolaborasi sangat kami perlukan. Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung untuk mengembangkan bisnis ini bersama-sama, saling memberi manfaat, dan menebar kebaikan melalui layanan perjalanan ibadah,” tegas Suherman.

Jadwal Umrah Tetap Berjalan, Tiga Kloter Akan Diberangkatkan

Meski sempat diterpa insiden tersebut, Dutarizkia memastikan operasional tetap berjalan normal. Setelah keberangkatan pasca-Ramadan, perusahaan telah menjadwalkan tiga kloter umrah berikutnya pada 21 Juli, 12 Agustus, dan September 2025 dan semua diberangkatkan dengan sistem baru yang lebih aman dan transparan.

“Kami optimistis bisa terus berkembang dan menjadi pilihan utama bagi calon jamaah umrah di Indonesia. Fokus kami adalah memastikan semua jamaah bisa beribadah dengan tenang, aman, dan tanpa rasa khawatir akan ditipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Tentang Dutarizkia Tour & Travel

Sementara itu Dutarizkia Tour & Travel merupakan perusahaan perjalanan ibadah umrah dan haji asal Bogor yang telah memiliki izin resmi PPIU resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dengan komitmen terhadap pelayanan terbaik dan digitalisasi, Dutarizkia terus berinovasi untuk memberikan pengalaman perjalanan ibadah yang amanah, profesional, dan berkelas. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#Duta Rizkia Tour and Travel #bogor #penipuan