RADAR BOGOR - BRImo menyediakan akses berbagai voucher dari ratusan merchant ternama sehingga fiturnya pun semakin beragam.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat kapabilitas layanan digital melalui optimalisasi aplikasi mobile banking BRImo sebagai platform transaksi adaptif terhadap dinamika gaya hidup serta kebutuhan nasabah.
BRI menghadirkan inovasi yang mencakup peningkatan proses registrasi akun, perluasan layanan gaya hidup, hingga penyederhanaan akses pembayaran berbasis QRIS. Fokus utamanya yakni BRI ingin memberi kemudahan, kecepatan, dan relevansi layanan.
Proses registrasi yang disempurnakan merupakan salah satu prioritas BRI terhadap pengguna dengan melakukan pembaruan versi terbaru BRImo.
Lewat penguatan sistem eKYC dan penyederhanaan tahapan onboarding, proses pembukaan akun saat ini bisa dilakukan dalam hitungan menit tanpa perlu lagi mendatangi unit kerja BRI.
Peningkatan layanan tersebut tak hanya mempercepat akuisisi pengguna baru, melainkan memperkuat posisi BRImo sebagai platform digital yang inklusif serta efisien untuk menjangkau segmen nasabah yang lebih luas.
Pengembangan layanan gaya hidup juga ikut diperluas lewat peluncuran fitur Voucher Lifestyle yang merupakan hasil kolaborasi dengan Ultra Voucher.
Fitur yang ada dalam BRImo ini memungkinkan nasabah mengakses berbagai voucher dan gift card dari ratusan merchant ternama pada sektor makanan dan minuman, fashion, permainan digital, langganan aplikasi, juga kebutuhan harian.
Inisiatif tersebut mencerminkan komitmen BRI dalam menghadirkan pengalaman digital yang tidak hanya transaksional, melainkan kontekstual terhadap pola konsumsi masyarakat urban.
Tak hanya itu BRImo juga menghadirkan pembaruan pada ekosistem pembayaran digital melalui simplifikasi menu QRIS yang lebih ringkas dan intuitif yang mana seluruh fitur pembayaran QRIS seperti QR Bayar, QR Transfer, serta QRIS Tap dapat diakses terintegrasi dalam satu menu.
BRImo juga telah memungkinkan transaksi QRIS menggunakan sumber dana dari Kartu Kredit BRI, memberikan fleksibilitas lebih tinggi bagi nasabah dalam memilih metode pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Direktur Information Technology BRI Saladin Dharma Nugraha Effendi mengungkapkan pengembangan BRImo sebagai super apps tak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi mencerminkan kesiapan BRI mengelola pertumbuhan layanan digital secara berkelanjutan.
Menurut Saladin strategi pengembangan dilakukan secara holistik dengan mempertimbangkan aspek fungsionalitas, stabilitas sistem, juga pengalaman pengguna.
Keberhasilan mobile banking kata Saladin ditentukan oleh kemampuannya memenuhi kebutuhan pengguna secara presisi, menjaga stabilitas performa, dan mempertahankan kualitas layanan.
"Pengembangan BRImo dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh fungsi berjalan optimal dalam setiap proses transaksi," ujarnya.
BRImo merupakan elemen sentral dalam strategi digital BRI dalam memperluas inklusi keuangan, memperkuat integrasi layanan, dan meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan.
Saladin menyebut upaya penguatan BRImo juga diarahkan pada peningkatan efektivitas pemanfaatan fitur oleh nasabah, yang tercermin melalui indikator Feature Per Customer (FPC).
Penguatan sistem keamanan dan perlindungan pengguna juga terus menjadi fokus utama, pihaknya memastikan seluruh transaksi dapat dilakukan dengan tingkat kenyamanan dan kepercayaan yang tinggi.
"Komitmen ini menjadi bagian dari positioning BRI institusi perbankan yang senantiasa adaptif dengan preferensi dan gaya hidup nasabah," ungkapnya.
Sementara itu pertumbuhan impresif BRImo tercatat dengan total pengguna mencapai 42,7 juta user hingga akhir Juni 2025 yang mana jumlah itu meningkat 7,5 juta user dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau setara dengan pertumbuhan 21,2% secara year-on-year.
BRImo menjadi kanal utama layanan keuangan digital BRI di tengah akselerasi digitalisasi dan menyediakan fitur lengkap serta terintegrasi, mencakup pembayaran QRIS, transfer antarbank, juga pembelian produk investasi seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan reksa dana.
Editor : Eka Rahmawati