RADAR BOGOR—Epson, pemimpin dunia dalam solusi pencetakan profesional, hari ini mengumumkan peluncuran printer thermal point-of-sale (POS) terbarunya, TM-T82IV.
Produk terbaru Epson ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan ritel dan bisnis F&B modern yang serba cepat dengan volume transaksi tinggi.
Performa yang lebih baik dalam ukuran yang lebih kecil, Epson TM-T82IV dirancang untuk kecepatan, keandalan, dan integrasi yang mudah.
Kebutuhan akan printer berkecepatan tinggi yang tidak membutuhkan banyak perawatan meningkat karena bisnis semakin bergantung pada sistem POS yang efektif.
Dibantu oleh pertumbuhan e-commerce, adopsi sistem POS mobile, dan peningkatan penjualan ritel global, pasar printer struk POS di seluruh dunia diproyeksikan hampir tiga kali lipat pada tahun 2033.
Epson mengeluarkan TM-T82IV, yang merupakan kelanjutan dari kesuksesan TM-T82III, dengan spesifikasi perangkat keras yang diperbarui dan desain yang lebih kokoh. Namun, kecepatan cetak tetap 250 mm/detik.
Dengan peningkatan ini, TM-T82IV sangat kuat, tahan lama, dan serbaguna untuk perusahaan yang menghadapi periode transaksi yang panjang.
Perawatan Menjadi Lebih Mudah dengan Desain Kreatif
TM-T82IV sederhana namun tangguh dan tidak membutuhkan banyak perawatan, dengan ukuran 14,6 x 19,9 x 14,6 cm dan bobot 1,7 kg.
Dibandingkan dengan model sebelumnya, permukaan bodinya lebih halus, sehingga lebih mudah dibersihkan.
Ini merupakan peningkatan yang signifikan untuk lingkungan yang sangat sibuk seperti dapur restoran, di mana ketahanan terhadap air dan debu memastikan kinerja yang tahan lama sambil mempertahankan standar kebersihan.
Penutup kabel khusus memastikan kabel tersusun dengan baik dan menjaga area kasir tetap bersih tanpa kabel yang terputus-putus.
Selain itu, desain ini mengurangi kemungkinan kabel terlepas secara tidak sengaja, yang pada gilirannya meningkatkan kelancaran alur kerja dan keandalan operasional.
Ketahanan dan Kemampuan Cetak Maksimal
Dengan kecepatan tinggi dan waktu cetak yang konsisten, TM-T82IV memungkinkan pekerjaan tetap berjalan pada jam sibuk.
Dibandingkan dengan versi sebelumnya, TM-T82IV menawarkan peningkatan ketahanan auto cutter sebesar 33% dan memiliki daya tahan hingga 2 juta potongan dibandingkan dengan 1,5 juta potongan pada versi sebelumnya.
Selama bertahun-tahun, printer ini tetap berfungsi dengan baik meskipun digunakan secara teratur.
Dibandingkan dengan model sebelumnya, TM-T82IV mendukung pencetakan barcode Code128 untuk data kompleks, sebuah fitur baru untuk kebutuhan cetak dengan akurasi tinggi.
Teknik penghematan kertas cerdas yang terintegrasi dapat mengurangi konsumsi kertas hingga 30%. Ini menurunkan biaya dan mendukung operasi yang lebih ramah lingkungan dalam jangka panjang.
Kompatibilitas dengan berbagai Setup POS
Meningkat dari versi sebelumnya yang hanya mendukung dua antarmuka, TM-T82IV sekarang mendukung tiga antarmuka serial, USB, dan ethernet.
Ini memudahkan integrasi dengan sistem POS dan perangkat lain yang sudah ada. Sementara dongle Wi-Fi opsional memungkinkan koneksi nirkabel, buzzer eksternal (OT-BZ20) memberikan pemberitahuan cepat tentang pesanan di kasir dan dapur.
Desain ringkas TM-T82IV memungkinkan pemasangan dinding dan horizontal. Ini memungkinkannya beradaptasi dengan berbagai layout meja kasir dan ruang terbatas.
Menurut Syahrizal Aprianto, Head of Product Marketing Printer Epson Indonesia, bisnis ritel dan F&B membutuhkan alur operasional yang lebih efisien, terutama saat periode sibuk dengan waktu pelayanan cepat.
"Hal ini menuntut peningkatan pada perangkat pendukung bisnis agar dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dan kepuasan mereka," katanya.
Epson berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan volume tinggi ini dengan terus meningkatkan desain dan teknologi printer kami untuk menjadi lebih efisien dan memerlukan kurang perawatan.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang printer thermal POS terbaru Epson, TM-T82IV, yang akan tersedia di Indonesia mulai September 2025, kunjungi situs web Epson atau hubungi Toko Resmi Dealer Epson terdekat di www.epson.co.id. (***)
Editor : Yosep Awaludin