Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

UMKM Hijau, Jalan Panjang Menuju Ekonomi Sirkular, Tunjukkan Kepedulian terhadap Lingkungan

Eka Rahmawati • Rabu, 17 September 2025 | 11:54 WIB
Penelitian terhadap UMKM di Indonesia.
Penelitian terhadap UMKM di Indonesia.

RADAR BOGOR - UMKM di Indonesia mulai menunjukkan kepedulian terhadap isu lingkungan, penelitian yang dilakukan Ani Mekaniwati, Ph.D., dan timnya mengungkapkan, lebih dari 80 persen pelaku UMKM telah memiliki kebijakan internal terkait lingkungan meski sebagian besar masih beroperasi dengan skala omzet di bawah Rp100 juta per tahun.

“Ini sinyal positif, karena kesadaran pelaku usaha kecil untuk bertransformasi ke arah yang lebih berkelanjutan sudah muncul,” ujar Ani.

Namun, penelitian yang melibatkan 238 UMKM dari berbagai sektor itu juga menemukan adanya jurang besar antara kesadaran dan implementasi nyata.

Pemasaran masih dominan dilakukan secara konvensional, sementara strategi digital baru mulai dilirik sebagian kecil pelaku usaha.

Ekonomi Sirkular Masih Jauh dari Optimal

Lewat pendekatan Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS), Ani menemukan bahwa inovasi ekologis memang berperan penting dalam mendorong rantai pasokan berkelanjutan.

Pada gilirannya, rantai pasokan yang dikelola dengan prinsip keberlanjutan dapat meningkatkan efektivitas ekonomi sirkular sekaligus kinerja bisnis UMKM.

Namun, tanpa dukungan regulasi dan kebijakan rantai pasokan yang kokoh, inovasi hijau cenderung mandek.

“Inovasi ekologis saja tidak cukup. Perlu ada kerangka kebijakan yang mendukung agar dampaknya terasa nyata bagi UMKM,” tegas Ani.

Peran Strategis UMKM

Dengan kontribusi 61 persen terhadap PDB dan menyerap 97 persen tenaga kerja nasional, UMKM punya peran strategis dalam mendorong transformasi hijau Indonesia. Akan tetapi, keterbatasan modal, minimnya akses teknologi ramah lingkungan, serta persoalan limbah produksi masih menjadi batu sandungan utama.

Ani menilai hasil penelitian ini harus menjadi perhatian pembuat kebijakan.

“Kalau UMKM dibekali insentif, akses teknologi, dan ekosistem rantai pasokan berkelanjutan, mereka bukan hanya bisa tumbuh, tapi juga menjadi garda depan ekonomi hijau di Indonesia,” ujarnya.

Harapan ke Depan

Studi ini menyimpulkan, ekonomi sirkular hanya bisa berjalan efektif bila ada sinergi nyata antara inovasi ekologis di level usaha dengan dukungan regulasi di level kebijakan. Harapan ke depan, UMKM tak lagi hanya dipandang sebagai “korban” tantangan lingkungan, melainkan bagian dari solusi menuju Indonesia yang lebih hijau dan berdaya saing.

Penelitian ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Editor : Eka Rahmawati
#umkm